Pemeran utamanya, Aihara Kotoko adalah seorang siswi SMA kelas 3 di SMA Tonan, ia berada di kelas 3F, dimana kelas tersebut adalah kelas anak anak bodoh,, beda sama kelas A yang isinya murid murid pintar dan ambisi.
Ia diam diam menyukai seorang murid laki laki dari kelas A yang sangat cerdas dan tampan, namanya Irie Naoki. Ia jadi kebanggaan guru guru dan teman sekelasnya, IQ nya saja 200. Kotoko menyukai Naoki sejak pandangan pertama ketika Naoki menjadi perwakilan siswa di penerimaan siswa baru waktu kelas 1 SMA.
Selama hampir 3 tahun memendam, Kotoko akhirnya memberanikan diri menyatakan cintanya ke Naoki melalui surat.
Naasnya, surat tersebut tidak di terima dan di tolak mentah mentah. Hal ini membuat Kotoko shock dan sedih. Hal ini pula menjadi viral di sekolahnya.
Untung Kotoko punya sahabat yang selalu menghiburnya, yaitu Jinko dan Satomi. Mereka teman sekelas Kotoko. Tidak lupa juga ada Kintaro alias Kin Chan yang selalu ada untuk Kotoko. Ia menyukai Kotoko, namun sifatnya yang sangat bar bar berbeda sekali dengan Naoki, membuat Kotoko tidak menyukai Kin chan. Ia menganggap Kin chan adalah sahabat terbaik. Kin chan sangat peduli pada Kotoko, ia selalu membuatkan makanan untuk Kotoko. Kin chan tau kalau Kotoko menyukai Naoki, namun Kin chan tidak menyerah.
Keesokannya, kesialan terjadi pada Kotoko kembali. Kali ini rumah Kotoko hancur seketika karena kejatuhan batu meteor. Itu membuat Kotoko dan ayahnya sangat sedih.
Kecelakaan tersebut jadi viral karena ada TV yang menyiarkannya. Ayah Kotoko memiliki kedai makanan, mungkin untuk sementara Kotoko dan ayahnya akan tinggal di kedai.
Gara gara terkenal di berita TV, Ma-chan salah satu sahabat lama ayahnya Kotoko datang dan membantu ayahnya Kotoko. Ma-chan memberikan bantuan berupa tumpangan tempat tinggal di rumahnya.
Ma-chan dan suaminya adalah sahabat karib ayahnya Kotoko ketika SMA. Lalu mereka terpisah karena sibuk dengan urusan masing masing.
Kotoko dan ayahnya merasa terbantu. Mereka pun datang ke rumah Ma-chan. Ini seperti reuni kecil.
Betapa kagetnya Kotoko, ternyata anaknya Ma-chan adalah Naoki! Ya, Irie Naoki. Entah harus senang atau tidak, namun ini terjadi begitu saja. Naoki lupa lupa ingat dengan Kotoko. Kotoko jadi ketakutan. Naoki punya adik namanya Yuuki. Yuuki masih SD, ia memiliki sifat sama seperti kakaknya. Naoki dan Yuuki sama sama tidak menyukai Kotoko. Namun, ibunya Ma-chan menenangkannya. Ibunya senang sekali Kotoko dan ayahnya mau menginap. Pokoknya ibunya selalu memperlakukan baik ke keluarga Kotoko.
Hari demi hari dilalui Kotoko yang selalu se rumah dengan Naoki. Naoki bersikap sangat cuek dan ga peduli pada Kotoko. Namun ibunya Naoki selalu menyuruh Naoki bersikap ramah pada Kotoko, karena mereka teman satu sekolahan. Naoki belum bisa menerima itu.
Kotoko tinggal di rumah Naoki adalah rahasia besar, teman teman sekolahnya tidak boleh ada yang tau.
Naasnya, malah ketahuan gara gara Kotoko menyimpan jimat untuk berhasil ujian,, ternyata isi jimat tersebut adalah foto Kotoko dan Naoki di satu rumah. Ibunya Naoki sangat iseng suka ambil foto mereka berdua. Ibunya Naoki sangat terobsesi kalau Kotoko harus pacaran bahkan menikah dengan Naoki.
Setelah kelulusan, Kin Chan tidak melanjutkan kuliah. Itu menjadi hal yang sangat sedih. Namun setelah melihat Kotoko, akhirnya dia sadar akan mimpinya.. Alhasil Kin Chan bekerja sebagai asisten koki di kedai makanan ayahnya Kotoko! dan kerja sampingan di kantin kampus Kotoko. Supaya selalu dekat dengan Kotoko. Melihat usaha Kin Chan, malah membuat Naoki tergelitik sedikit.. Betapa berusahanya Kin Chan terhadap Kotoko.
Namun lama lama Naoki jadi cemburu dengan kedekatan Kotoko dan Kin Chan.
Naoki dan Kotoko masuk ke kampus yang sama, yaitu Universitas Tonan. Ia mengalah tidak masuk ke Todai karena ia menemukan mimpinya di kampus Tonan. Ia tidak ingin terlalu di atur oleh orangtua nya yang menginginkan mereka masuk Todai seperti ayahnya. Alhasil Naoki memilih jurusan Teknik, bukan Ekonomi.
Kotoko masuk jurusan Sastra Jepang, sepertinya Kotoko mau menjadi guru. Kotoko cemburu melihat Naoki dekat dengan seorang gadis. Sampai saatnya, Naoki memilih UKM kampus, Kotoko pun mengikutinya. Mereka masuk UKM tenis.
Saingan Kotoko yang bernama Yuko juga masuk tenis. Naoki dan Yuko jadi member tenis yang handal, sedangkan Kotoko masih sangat pemula dan harus sering belajar dasar. Melihat itu Kotoko sangat sedih tapi harus terus berjuang demi bisa dekat sama Naoki.
Naoki sudah biasa selalu diikuti Kotoko, walau sebenarnya ia risih. Apalagi Kotoko dan ayahnya masih tinggal di rumah dia.
Suatu saat, ketika Kotoko sedang berdua dengan Yuuki karena orangtua mereka sedang pergi dan Naoki memutuskan tinggal sendiri di luar dan kerja partime, Kotoko sangat ketakutan karena Yuuki tiba tiba saja mengeluhkan perutnya sangat sakit. Kotoko panik, ia bingung menghubungi siapa. Ia menghubungi ibunya Yuuki malah gak ada sinyal. menghubungi Naoki tapi gak ada nomernya.. alhasil hubungin Kin Chan. Kin Chan mencoba menenangkan Kotoko dan suruh panggil ambulans. Kin Chan akan cari cari tempat partime Naoki untuk memberitahunya.
Ambulans sudah datang dan Yuuki diantar ke RS bareng Kotoko. Kotoko sangat cemas meliat Yuuki, ditambah dia sendirian.
Syukurlah Kin Chan menemukan Naoki, ia langsung memarahi Naoki kalau adiknya sedang sakit dan dibawa ke RS. Mendengar itu Naoki langsung izin dari partime nya dan lari menuju RS bareng Kin Chan.
Syukurlah semua teratasi. Yuuki mengalami usus buntu. Kata dokter untunglah di tangani dengan cepat oleh Kotoko. Kalau terlambat beberapa menit saja, kondisi Yuuki pasti sudah berubah dan tak terselamatkan. Mendengar itu, Naoki jadi bersimpati ke Kotoko. Ia menghampiri Kotoko dan berterimakasih padanya. Kotoko jadi nangis dan memeluk Naoki. Ia ketakutan.
Gara gara kejadian itu, hubungan Naoki dan Kotoko membaik. Naoki sempat mengajak Kotoko buat tidur di apartment nya, bahkan tidur satu kasur. Itu membuat Kotoko senang sekaligus deg degan.
Setelah dari kejadian itu, Naoki jadi kembali ke rumahnya dan membuat keputusan yang besar. Yaitu ia ingin pindah fakultas ke kedokteran. Mendengar itu keluarganya pada kaget, namun kalau itu adalah keputusan yang tepat untuk Naoki, maka tidak apa apa. Kotoko bingung kenapa tiba tiba Naoki memutuskan untuk ke kedokteran. Naoki hanya diam saja. Padahal itu semua karena Kotoko. Naoki terbuka hati dan pikirannya tentang mimpi, dan akhirnya menemukannya yaitu menjadi dokter.
Ayahnya Naoki mendadak tiba tiba pingsan. Ia langsung dibawa ke rumah sakit. Ternyata ayahnya Naoki mengidap penyakit hati. Ia sepertinya kewalahan dengan perusahaan nya yang sedang mengalami penurunan.
Selama ayahnya di rawat, para bawahan ayahnya mendatangi ayahnya dan menanyakan bagaimana kelanjutan pekerjaannya. Melihat itu Naoki malah kesal karena tidak ada kesempatan untuk ayahnya beristirahat. Tapi apa boleh buat karena semua tanggung jawab perusahaan ada di tangan ayahnya.
Naoki pun membuat keputusan, ia akan menggantikan posisi ayahnya di kantornya. Ayahnya awalnya melarang, namun Naoki bersikeras akan membantu ayahnya, akan menjalakan semua pekerjaan yang ke pending selama ayah sakit. Ayahnya pun mengizinkan walau berat hati. Naoki pun cuti kuliah.
Para investor dan pemegang saham di perusahaan ayahnya perlahan ingin mengundurkan diri. Naoki dibuat gundah.
Lalu salah seorang investor yang sangat berpengaruh itu tertarik dengan kepribadian Naoki. Ia mencoba memperkenalkan Naoki terhadap cucu perempuannya. Intinya Naoki mau dijodohkan oleh cucunya yang bernama Sahoko.
Naoki secara terpaksa menerima tawaran itu, demi kelangsungan perusahaan ayahnya.
Ibunya Naoki sangat tidak setuju, namun Naoki marah dan harus menyelamatkan perusahaan dan itulah satu satunya cara. Akhirnya terjadilah pertemuan keluarga antara keluarga Naoki dan keluarga Sahoko.
Sahoko mulai tertarik pada Naoki, bahkan Naoki bersikap sangat manis dan santun ke Sahoko.
Melihat itu Kotoko sangat sedih dan patah hati yang teramat sangat. Bahkan ketika Sahoko diajak ke rumah Naoki, ia merasakan kepedihan karena melihat betapa sempurnanya Sahoko dan sikap Naoki yang sangat sayang dan lembut ke Sahoko.
Ketika sedang sedih dan galau, Kin Chan menghibur Kotoko. Ia mengajak Kotoko jalan jalan. Kotoko tampak bahagia, hingga sampai dia tidak sengaja bertemu dengan Naoki dan Sahoko yang sedang berkencan juga.
Kotoko tampak kesal karena Naoki mengeluarkan kata kata menyakitkan di depan dirinya dan Kin Chan. Kotoko langsung pergi dari hadapan mereka. Tapi, melihat hal itu Sahoko juga kaget dan gak menyangka dengan sikap Naoki yang berbicara kasar pada Kotoko. Sahoko pun pergi meninggalkan Naoki..
Kotoko masih saja sedih dan kecewa pada Naoki.
Kin Chan meminta tolong pada Kotoko untuk tetap tinggal di restoran ketika sudah tutup. Kin Chan memberikan sample makanan baru ke Kotoko. Kotoko sangat menyukainya.
Kin Chan berniat akan meneruskan restoran ayahnya Kotoko bersama dgn Kotoko.
Kotoko agak kaget.. Kin Chan menanyakan perihal perasaannya.. bagaimana jawaban Kotoko terhadap lamaran Kin Chan.
Kin Chan memegang lengan Kotoko dan mencoba mencium Kotoko. Kotoko pun berteriak dan tanpa sadar memanggil nama Naoki.
Dari situ Kin Chan sadar kalau Kotoko tetap mencintai Naoki dan tidak bisa melupakannya.
Kotoko pergi dari restoran dan hujan hujanan.
Di bawah hujan, Kotoko menangis tersedu sedu memikirkan nasibnya. Naoki yang ia cintai selama ini akan menikah dengan Sahoko. Sedangkan Kin Chan bersikap kurang ajar.. Namun Kotoko juga merasa bersalah pada Kin Chan, ia seperti memberi harapan palsu kepadanya.
Tanpa disangka, Naoki datang menghampiri Kotoko yang kehujanan dibawah pohon.
Naoki memayungi Kotoko. Lalu ia penasaran bagaimana lamaran Kotoko dan Kin Chan? Kotoko agak kaget, kenapa ia ingin tahu. Kotoko pun mengatakan dengan perasaan sedih kalau jawabannya adalah rahasia. Tapi ia berencana akan pindah dari rumah Naoki agar tidak mengganggu hubungan Naoki dan Sahoko kelak. Dan Kotoko akan menerima lamaran Kin Chan.
Mendengar itu Naoki ternyata cemburu. Ia berteriak di hadapan Kotoko bahwa dirinya lah yang dicintai Kotoko. Kotoko kesal karena Naoki masih saja percaya diri dan membuat kesal.
Tanpa basa basi lagi, Naoki mencium bibir Kotoko. Ia pun mengatakan kalau ia mencintai Kotoko,, ia tidak ingin jauh darinya.
Kotoko menangis lagi dan tidak percaya dengan kata kata Naoki. Ternyata Naoki mencintainya juga.
Pulangnya, Naoki meminta izin ke ayahnya Kotoko untuk menikahi Kotoko. Seisi rumah kaget kenapa tiba tiba Naoki ingin meminang Kotoko.
Ayahnya Kotoko ragu, karena Kotoko bukan perempuan sempurna, ia tidak bisa apa apa. Namun Naoki meyakinkan ayahnya, ia pasti akan selalu di dekat Kotoko dan mengisi kekurangan kekurangan yang dimiliki Kotoko.
Ibunya Naoki sangat senang. Semuanya pun senang. Cintanya Kotoko berhasil ia dapatkan.
Besoknya, ibunya Naoki memberikan kejutan. Ia membuat pesta pernikahan secara mendadak!.
Naoki seperti enggan, tapi harus melaksanakan karena sudah di persiapkan. Teman teman Kotoko pun pada datang, ada Jinko, Satomi, Matsumoto, Yuko, Kido bahkan Kin Chan.
Mereka pun menikah dan bahagia.
-Tamat-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar