Jumat, 15 September 2023

REVIEW FILM LOVE LETTER (1995)

                                         LOVE LETTER 1995


Assalamualaikum wr wb..

Hai, hai..balik lagi nih dan kali ini mau review sebuah film lagi. Hehehe kayanya ga ada bosen bosennya ya dan berasa latah, tiap abis nonton film pasti langsung ga tahan buat review hehehe.

Tapi namanya hobi apa boleh buat dan siapa tau bermanfaat buat yang baca hehehe. 

Sebenernya emang lagi suka nonton nonton gitu.. dari kemaren nyelesaiin nonton drama Korea berjudul Yumi's Cells dan dorama lawas Jepang Itazura na kiss. Lalu diselingin nonton Love Letter dan juga sekarang lagi otw Itazura na kiss yang versi terbaru (2013) love in Tokyo.

Sukanya drama drama yang udah lama gitu hehehe, gak apa apa deh telat.

Nah berbicara tentang review Love Letter, ini adalah film lawas dari Jepang yang muncul di tahun 1995. Kira kira umur gue 4 tahun hahaha. Dan gue berniat nonton sekarang (2023) karena selalu liat review di sosmed kalau film ini bagus dan romantis. Apalagi yang main adalah Takashi Kashiwabara! Aktor Jepang yang tampangnya cakep. keren, cool gitu.. bener2 idola banget. Di Love Letter Takashi masih muda, sekarang sih sudah berumur 44 tahun dan sudah menikah.

Emang bener, pas liat cuplikannya masya allah ganteng banget si Takashi hahaha. Makanya ga sabar buat nonton di handphone.

Baik, gue akan mulai review. Tapi seperti biasa gue akan bikin sinopsisnya dulu.


SINOPSIS


Bercerita tentang seorang wanita bernama Hiroko Watanabe. Ia habis berkabung karena tunangannya, Fuji Itsuki meninggal dunia karena mendaki gunung. Ia pun diundang ke rumah alm. Fuji oleh orangtua Fuji.


Sejujurnya, Hiroko belum bisa move on dari Fuji. Ia masih saja memikirkannya. 

Ketika diajak ke rumah mendiang Fuji, Hiroko diperbolehkan masuk ke kamar almarhum. Lalu Hiroko melihat lihat dan menemukan buku tahunan sekolah Fuji ketika SMP. Kata ibunya, dulu sebelum pindah kemari, Fuji sekeluarga pernah tinggal di daerah Otaru. Mendengar itu, Hiroko jadi penasaran bagaimana kehidupan Fuji ketika SMP di Otaru. Lalu kata ibu Fuji, rumah mereka di Otaru sekarang sudah tidak ada, sudah dijadikan jalan raya.

Hiroko iseng mencatat alamat rumah Fuji yang di Otaru itu di tangannya. Hiroko mengide kalau ia ingin mengirim surat ke alamat itu, walau tau pasti gak akan ada balasan.

Setelah Hiroko mengirimkan surat itu melalui pos, benar saja keesokan harinya surat itu ada balasan!


Entah itu balasan darimana, namun Hiroko menyebutnya itu balasan dari surga. Hiroko membicarakan ini ke temannya sekaligus teman mendiang Fuji, Akiba. Akiba yang sedang bekerja bersedia mendengarkan cerita Hiroko. Akiba berpendapat kalau tidak mungkin "Fuji" yang membalasnya, pasti Hiroko sedang di kerjai. "Kamu jangan langsung percaya begitu saja". Namun Hiroko tetap saja surat menyurat dengan orang yang bernama "Fuji" tersebut. Bahkan Hiroko iseng menanyakan tentang Fuji Itsuki, apakah "Fuji" yang membalas surat ini kenal Fuji Itsuki?.

Benar saja, "Fuji" kenal dengan Fuji Itsuki. Hiroko jadi antusias. 

Ia tidak memberitahu kalau Fuji Itsuki yang ditanyakan itu sudah meninggal dunia. 

Dan ternyata alamat rumah yang dicatat Hiroko adalah alamat rumah Fuji Itsuki perempuan!.

Flashback lah ceritanya..

"Fuji" menceritakan kalau ia sekelas dengan siswa laki laki yang bernama sama, Fuji Itsuki. Fuji dan Fuji selalu sekelas selama 3 tahun dan selalu dijadikan bulan bulanan oleh temannya. Fuji (cowo) bersikap cuek, dingin dan ga terlalu pintar.. namun ia pernah membela Fuji (cewe) karena di olok olok temannya sampai menangis.



Sampai suatu saat duo Fuji tersebut tetap jadi komite perpustakaan. Mereka berdua sering menghabiskan waktu berdua di perpus, namun Fuji (cowo) tidak pernah bekerja, ia hanya santai santai saja sembari baca baca buku di pojokkan.


Namun kalau dilihat lihat, Fuji ini orangnya keren juga. Bahkan ada seorang gadis bernama Sanae yang meminta bantuan ke Fuji (cewe) untuk di comblangkan ke Fuji (cowo). 

Yang ada Sanae di tolak dan Fuji (cowo) merasa kesal kemudian pergi keluar dari perpustakaan.

Pulangnya, Fuji (cowo) malah iseng ke Fuji (cewe) dengan memakaikan karung tepung ke kepala Fuji (cewe) ketika naik sepeda. 

Fuji (cewe) hanya pasrah..

Fuji juga anak olahragawan, ia mengikuti olahraga marathon atau lari. Sayangnya kaki dia cedera karena kecelakaan jadi tidak bisa ikut lomba. Namun ketika hari H lomba, ia memaksakan diri ikut dan malah lari di samping lapangan. Kemudian menyerempet peserta lomba sampai terjatuh. Fuji pun dihukum. 



Kebiasaan aneh Fuji (cowo) yang lainnya adalah ia selalu meminjam buku yang kurang terkenal di perpustakaan, supaya hanya ada nama dia di kartu sewa buku tersebut.

Suatu hari, Fuji (cewe) tidak masuk sekolah dalam waktu yang lama karena ayahnya meninggal dunia.

Tiba tiba Fuji (cowo) datang ke rumah Fuji (cewe). Awalnya Fuji (cewe) merasa aneh kenapa dia datang dan pasti hanya membuat masalah. Namun kedatangan Fuji (cowo) adalah hanya ingin mengucapkan belasungkawa dan sembari membawa buku yang ia pinjam dan memberikan ke Fuji (cewe). Katanya biar Fuji (cewe) saja yang mengembalikkan ke perpustakaan. Fuji (cewe) merasa aneh, kenapa bukan dia sendiri aja yang balikin? Fuji (cowo) beralasan alangkah baiknya kalau Fuji (cewe) saja yang mengembalikkan toh nama mereka kan sama. 

Mendengar itu dan melihat ekspresi Fuji (cowo) membuat Fuji (cewe) tersenyum. 

Baru kali ini dia tersenyum ke Fuji (cowo). Fuji (cowo) terlihat diam dan malu,, ia langsung bergegas pulang dengan sepedanya sembari menatap Fuji (cewe).

Setelah masa berkabung selesai, Fuji (cewe) masuk sekolah lagi. Ia kaget melihat meja Fuji (cowo) kosong dan ada vas bunga di mejanya. 

Ternyata Fuji (cowo) sudah pindah sekolah. Ia mendadak pindah dan tidak mengatakan apa apa. Fuji (cewe) kaget. Karena teman sekelas masih ada aja yang gak suka sama Fuji (cowo), mereka mengerjai Fuji (cowo) dengan meletakkan bunga di meja biar seolah olah dia sudah meninggal. Mendengar itu Fuji (cewe) kesal. Tanpa berkata kata ia memecahkan vas bunga itu dan pergi keluar kelas.

Fuji perempuan mengembalikkan buku yang dipinjam Fuji (cowo) ke perpustakaan. Ia melihat lihat kartu peminjamnya, tidak ada yang aneh.

Itulah pertemuan terakhir Fuji dengannya.

Jadi, hanya itu cerita kenangan yang bisa diceritakan oleh Fuji ke Hiroko.

Akiba mengajak Hiroko untuk menemui Fuji (cewe) di Otaru. Awalnya Hiroko menolak karena belum siap, namun Akiba memaksanya dan menjamin tidak akan terjadi apa apa. Akhirnya Hiroko mau dan pergilah ke Otaru bareng Akiba. 

Mereka menginap di rumah teman Akiba yang juga teman alm Fuji Itsuki. Lalu mereka berkunjung ke rumah Fuji Itsuki (cewe), sayangnya Fuji (cewe) itu tidak ada. Hiroko menungguinya di depan rumahnya sampai lama sekali, namun tetap tidak ada. Alhasil Hiroko dan Akiba pergi.

Hiroko masih menulis surat ke Fuji. Akiba yang selalu menemani Hiroko selalu menghibur Hiroko dan ia mencintai Hiroko.



Hiroko sepertinya berfikir, kalau Fuji tunangannya, dulu menyukai Fuji (cewe). Ia sengaja meminjam buku buku dan ditulis nama Fuji Itsuki karena sebenarnya Fuji (cowo) menyukainya. 

Namun Fuji (cewe) menolak pernyataan itu, sepertinya Hiroko salah sangka. 

Lalu, Hiroko pernah tidak sengaja bertemu dengan Fuji (cewe) di tengah jalan. Dan Hiroko melihat sekilas kalau Fuji (cewe) itu mukanya mirip dengan dirinya. Apakah itu alasan Fuji (cowo) mau berpacaran dan melamar Hiroko?

Pasalnya, Akiba juga mengatakan waktu dulu alm. Fuji sangat cuek dan ga tertarik dengan wanita. Namun ketika Hiroko muncul, Fuji jadi menyukainya bahkan mengajak pacaran. Baru kali ini Akiba melihat Fuji seperti itu ke wanita. 

Mendengar itu Hiroko agak kecewa, apakah karena diri dia mirip dengan Fuji (cewe) makanya ia mau berpacaran dengannya?. Karena juga, Fuji tidak pernah melamar Hiroko. Sebenarnya itu adalah kemauan Hiroko yang ingin di lamar.. Fuji tidak pernah mengatakan apa apa.

Hiroko meminta tolong ke Fuji (cewe) untuk memfoto beberapa spot di SMP mereka. Fuji pun melaksanakannya. Ia ke SMP nya dan memfoto foto sembari bernostalgia. 

Tanpa sengaja ia bertemu mantan gurunya dan mereka bercengkrama. Guru itu mengajak Fuji ke perpustakaan dan bertemu komite baru, para siswi. Para siswi itu tertawa kecil ketika tahu nama wanita yang datang ini adalah Fuji Itsuki. Nama Fuji jadi terkenal dikalangan para siswi komitee karena ada beberapa buku yg dipinjam dgn nama Fuji Itsuki. Padahal itu adalah ulah Fuji (cowo).

Ketika hendak pulang, guru tersebut memberitahukan ke Fuji kalau Fuji (cowo) sudah meninggal dunia 2 tahun yang lalu karena kecelakaan naik gunung. Fuji jadi shock. Ia menahan tangis ketika berjalan pulang.

Hiroko dan Akiba masih di Otaru. Akiba mencoba menenangkan Hiroko dan menyuruh Hiroko sampaikan kata kata ke alm Fuji ke sebuah gunung yang dimana Fuji meninggal dunia. Hiroko yang awalnya malu malu dan takut, akhirnya melaksanakannya di pagi hari yang dingin dipenuhi salju. Hiroko berteriak " Fuji, apakah kamu baik baik saja??" sambil bergetar.

Surat menyurat pun berakhir sudah. Hiroko menyerahkan surat surat balasan ke Fuji semua. Ia mengembalikkanya,, Hiroko mencoba ingin melupakan Fuji, tunangannya.

Rumah Fuji di datangi para siswi komite perpustakaan. Mereka mau menyerahkan sesuatu ke Fuji yang harus Fuji lihat, yaitu buku tebal yang pernah dipinjam Fuji (cowo). Awalnya pas dilihat, biasa saja. Namun ketika ia melihat dibalik kartu member perpustakaannya..

Jeng..Jeng..


Ternyata ada gambar Fuji ketika SMP. Selama ini Fuji tidak menyadarinya dan melihatnya kalau diam diam Fuji (cowo) menggambar dirinya di kartu tersebut. 

Fuji baru sadar kalau ternyata Fuji (cowo) selalu memperhatikannya bahkan menyukainya. Sayangnya Fuji (cewe) tidak peka. Apalagi mereka masih SMP.

Melihat itu Fuji senang sekaligus sedih.. ia hanya memperlihatkan ekspresi tersenyum namun terpaksa karena ingin menangis. Ia ingin menaruh kartu itu di kantong bajunya namun tidak ada.

Tamat


REVIEW

Aaaakkkkk bittersweet movie!! Sad, mad, but sweet and lovely! 

Gila sih, untung aja gue belom baca sinopsisnya sebelum nonton ini, jadi feel nya dapet ketika nonton ini. Dan,, gue GAMON dong alias gagal moveon! Beneran sebagus itu walau nih film bisa dikatakan sederhana. Pengambilan gambar dan latar belakang filmnya yang jadi daya tarik cerita ini.

Emang ga heran sih sama Jepang, bikin film pasti bagus dan bikin gagal move on.. vibesnya tuh beda banget. Di cerita ini aja full salju, jadi berasa dingin dingin anget gimana gitu hahaha.

Pemainnya pun cakep cakep, goodlooking semua,, jadi ga bakal gagal deh film ini.

Awalnya gue berasa alur cerita ini lambat bahkan gak ada pembeda antara Hiroko dan Fuji perempuan. Diperankan 1 orang dan gak ada pembeda gimana ga keder. Gue masih ga ngerti maksudnya bahkan sampe pengen baca sinopsisnya, tapi gue tahan tahan..

Pas adegan flashback baru deh gue paham. Ternyata dibikin mirip or 1 orang yg meranin tuh ada maksud dan tujuannya. 

Berarti pemeran Hiroko/Fuji harus bener bener bisa akting 2 kepribadian ya.

Gue aja sampe bingung lho pas nulis sinopsis karena namanya sama kan, Fuji Itsuki. Gue takut pembaca ga paham hehehe.

Yang bikin so sweet ini adegan flashback nya. Walau cuma minim tapi bener benar membekas di pikiran. Cerita cinta dalam diam dan perbedaan karakter.

Apalagi endingnya, ya Allah..

Kenapa sih peran Fuji cowo HARUS MENINGGAL??

Nyesek banget asli. Tapi kalo ga meninggal malah jadi cerita cinta biasa ya. Ntar ala ala FTV lagi yang cowo udah tunangan tapi balikkan sama gebetan pas SMP,, fiuhh.

Nyesek jadi Hiroko dan juga Fuji (cewe.) Yang 1 masih sayang, yang 1 baru tau kalau Fuji (cowo) ternyata menyukainya.

Ada yang bilang kalau cerita ini berdasarkan novel dan kisah nyata. Katanya Fuji Itsuki (cowo) itu sebenernya jadi dosen mata kuliah seni rupa dan selalu jadiin object Fuji (cewe) buat jadi bahan pelajaran dia. Gak tau bener apa ngga.. kalau bener, dia beneran gabisa move on ya. Tapi sayangnya udah meninggal.

Bener bener cinta dalam diam yg manis banget. Hangat dan manis. Gue kalo inget pasti nangis.

Takashi dan pemeran Fuji (cewe) kecil jadi menang penghargaan sebagai pendatang baru terbaik berkat film ini loh. Salut!

Baru kali ini gue nulis sinopsis singkat hehehe. Sebenernya ada sih cerita cerita yang lainnya misal pas Fuji perempuan sakit flu dan demam tinggi lalu dibawa kakeknya sambil di gendong ke RS. Kakeknya takut kalau Fuji telat di selamatkan sama seperti anaknya yang meninggal gara gara flu. 

Lalu cerita Hiroko yang kehilangan Fuji Itsuki dan datanglah sahabatnya Fuji yaitu Akiba yang menyukai Hiroko. Hiroko masih gamang dan belum bisa membuka hati untuk laki laki lain. Padahal Akiba lumayan ganteng dan baik juga loh. Sampai sampai ada cewek lain yang menyukai Akiba juga. Seolah olah Hiroko adalah cewe beruntung.

Kemudian ada cerita dari duo Fuji. Mereka itu gak akrab selama sekolah. Bahkan Fuji (cewe) ingin berbicara pada Fuji (cowo) mengenai nilai ujian bahasa inggris yang tertukar, tapi Fuji (cewe) malu karena takut di godain lagi sama teman temannya. Alhasil Fuji (cewe) nunggu Fuji (cowo) di parkiran sepeda sampai malam agar bisa berbicara berdua.

Fuji (cowo) beneran cinta kok sama Hiroko. Itu dibuktikan dengan lagu favorit Fuji dari penyanyi Seiko Matsuda berjudul Aoi Sangoshou. Ada penggalan lirik "aku akan mengendarai angin selatan" yang dimana "selatan" itu adalah tempat tinggal Hiroko.

Adegan favorit : Pas pulang sekolah, yang Fuji (cowo) abis nolak Sanae dan pulangnya dia naik sepeda nungguin Fuji (cewe) lewat, pas lewat malah kepalanya Fuji (cewe) di pakein semacam karung gitu.

Itu so sweet banget! Sebenernya itu kode dari Fuji (cowo) kalau dia gak suka di comblangin kayak tadi dan bentuk protesnya yaa begitu hahaha pakein karung. Itu kode kalau Fuji (cowo) menyukai Fuji (cewe).

Takashi Kashiwabara keren banget meranin Fuji Itsuki. Cowo cool, diem, ga banyak tingkah dan diem diem jatuh cinta. Bisa pas banget! Dari tatapan matanya kayak seolah olah bercerita. Keren banget deh asli. Kalo di Indonesia kayak Nicholas Saputra kali ya waktu memerankan Rangga, yang gak lebay dan lebih suka diam.

Pokoknya menurut gue ini tuh must watch! recomended banget parah! 

Dan saran gue jangan baca sinopsisnya dulu, udah langsung tonton aja sampai selesai. Bener bener bikin lo ga bisa move on dan agak nangis nangis gitu lah.

Gue kasih rate 9/10


THANKYOU FOR READING!

Jumat, 04 Agustus 2023

Review Komik 'Parfait Tic!"

  "PARFAIT TIC!"


Kayanya ga ada abisnya ya gue review terus hehehe. Mudah2an gak bosen yah. Soalnya emang lagi hobby baca, nonton tentang yang dulu dulu. Dan itu tercetus mau bikin review ala gue. 

Kali ini mau review nya komik. Ya, komik. Komik serial cantik dari Jepang terbitan tahun 2006. Ceritanya tentang anak muda dan cinta. Rada klise karena ngebahas cinta segitiga dan bertepuk sebelah tangan.

Komik ini lumayan jadi favorit orang Indonesia (pecinta komik) karena emang jalan ceritanya yg seru, humor yang kocak parah, gambarnya yg bagus dan karakternya yang masing2 hidup makannya orang2 pada suka. Btw gue juga tau komik ini dari minimarket Alfamart hehehe. Ini bacaan gue pas SMP dan selalu dateng ke tempat penyewaan komik buat marathon baca baca ini. Tapi keselnya penyewaan komiknya gak update, ga ada volume terbaru. Sampe pindah2 tempat tetep aja ga ada yang terbaru. Rada2 susah emang. Sampe akhirnya gue SMA dan udah lumayan lupa sama Parfait Tic. Terus pas ada volume terbaru gue kurang excited gitu. Tapi yaudahlah gue sewa dan baca, eh malah lupa sama cerita sebelumnya. Jadi kesannya ga seru gitu deh.

Gue baca lagi di tahun 2023, gue baca lewat google dan nemu. Walau bahasa inggris tapi ga apa apa deh. Dan vibes yang gue dapetin tuh beda kaya waktu gue baca pas SMP. Selain karena terputus2 bacanya, plus kalo sekarang udah ada beberapa hal yang gue alamin apalagi masalah cinta jadi pas baca lagi tuh berasa relate banget sama gue dan malah jadi seru abis dari baca pertama sampe akhir.

Namun gue inget, banyak yang kecewa sama cerita endingnya. Di awal bagus banget, pertengahan makin bagus karena muncul konflik, eh pas di ending malah melemah dan terkesan "lho kok gini" plus endingnya terburu2 jadinya ya banyak yang protes sama endingnya.

Dulu gue sempet berfikir gini.. dan karakter masing2 jadi berubah. Misal yang tadinya dia emang cool, ganteng, susah digapai eh pas mau ending malah  jadi ngeselin, tipe bucin, rada jahat dan gampang di gapai. Hadeeeh kenapa begini. Itu yang gue sayangkan sih. Entah apa yang ada dipikiran mbak Nagamu Nanaji selaku pengarangnya.

Oke kelamaan basa basinya, gue langsung aja buat sinopsisnya dulu seperti biasa tentang Parfait Tic! ini. Btw sinopsisnya ini mengandung spoiler ya.


Fuko Kameyama adalah seorang gadis yang mau masuk SMA yang tinggal di sebuah apartement Sweet Height. Ia tipe yang supel, suka berkreasi dengan rambutnya, bersikap polos, dan bodoh namun ia suka bermain sama anak kecil di daerah apartmentnya . Kemudian apartment Sweet Height kedatangan penghuni baru, mereka adalah 2 orang laki2 tampan dan mereka adalah sepupu. Mereka akan tinggal  tepat di kamar atas Fuko. Nama mereka Ichi Shinpo dan Daiya Shinpo.

Pertemua pertama mereka kurang mengenakan. Fuko gak sengaja menjatuhkan mug kesayangan Ichi dan Ichi jadi marah. Lalu Daiya gak sengaja juga melihat celana dalamnya Fuko.

Sialnya Ichi dan Daiya juga akan masuk ke SMA yang sama dengan Fuko yaitu SMA Minamino. Fuko sekelas sama Ichi di kelas A, dan Daiya di kelas F. Sikap Ichi sangat dingin dan ketus ke Fuko, mungkin ia masih marah soal mug itu. Padahal Fuko sudah minta maaf. Pulang sekolah malah hujan deras, Fuko dan Ichi gak bawa payung. Kirain Fuko, Ichi akan mengajak payungan berdua dengan Fuko pakai kemejanya Ichi.. eh ternyata engga, Ichi malah pulang duluan sambil lari ninggalin Fuko. Fuko yang ke GR an jadi kesal. Lalu sebelumnya ia sempat melihat Daiya lagi asyik bercengkrama dengan cewek. Bahkan mereka ciuman. Fuko sangat kaget melihatnya. Bahkan Daiya mengusir Fuko agar Fuko tidak melihatnya terus. Betapa kesalnya Fuko dengan Ichi dan Daiya.

Namun hari berganti hari, Fuko, Ichi dan Daiya malah semakin akrab. Terkadang mereka berangkat sekolah bertiga. Ternyata setelah akrab dengan Ichi dan Daiya, mereka ga buruk2 amat. Mereka sebenarnya sangat baik. Ichi yang cuek, ketus, pendiem dan ga peduli sama sekitar malah sebenarnya pintar, baik dan care. Kalau Daiya dia humble, sangat baik, ceria, suka nyanyi, bisa masak tapi bodoh soal pelajaran dan playboy. Daiya bilang ga pernah ngerasain pacaran, ia selama ini hanya main2 saja sama cewek2.

Lama kelamaan Fuko menyukai Daiya secara diam diam. Ia sangat tersentuh pada sikap Daiya yang sangaaaat baik pada Fuko. Sering ngebela Fuko kalo dalam masalah dan gak segan membantunya. Bahkan orang2 pada mengira kalau Fuko dan Daiya pacaran karena saking Daiya selalu membantu dan membela Fuko terus. Walau Fuko tahu, Daiya tidak percaya yang namanya cinta, namun entah kenapa Fuko tetap tidak bisa menahan rasa suka dia ke Daiya. Ia ingin lebih serius ke Daiya. Selama suka sama Daiya, Fuko selalu mengalami beberapa "masalah". Seperti menemukan saingan yang levelnya lebih tinggi yaitu Akio Fuji, sang kakak kelas yang sangat cantik dan populer. Ternyata Akio juga menyukai Daiya. Lalu Daiya pernah salah paham, dikiranya selama ini Fuko menyukai teman sekelasnya yang bernama Issochi karena salah 1 foto yang dimiliki Fuko. Lalu belum lagi ia selalu di cemooh oleh Ichi, sepupunya Daiya. Bilang kalo Daiya gak akan mau pacaran sama Fuko.

Untungnya Fuko punya 2 sahabat yang sangat pengertian. Komori dan Obayashi. Mereka selalu mendukung Fuko dengan Daiya.

Setelah masalah demi masalah sudah selesai (Akio ditolak Daiya, Issochi ditolak Fuko karena Issochi sebenarnya salah paham).. akhirnya Fuko memberanikan diri menyatakan cintanya ke Daiya di tengah2 acara kerjabakti apartementnya. Sayangnya, Fuko ditolak. Daiya tidak ingin hubungan dengan Fuko menjadi  "serius". Fuko pun paham dan pergi lari menjauh sambil menangis. Ichi yang mencuri dengar semuanya malah kesal sama Daiya dan memukul Daiya. Daiya tampak kaget dengan reaksi Ichi yang seperti itu.

Hari demi hari, Fuko susah move on. Ia masih saja sedih karena di tolak. Ia menghindari Daiya, sedangkan Daiya masih ingin dekat dengan Fuko. Fuko selalu melihat Daiya masih dekat2 dengan cewe dan terkesan digoda. Melihat itu Fuko makin kesal dan sedih. Kenapa Daiya seperti itu. Daiya pun minta maaf. 

Ichi, secara tidak langsung selalu perhatian ke Fuko. Ia berharap Fuko tidak terus2an menangisi Daiya. Kepedulian Ichi seolah2 seperti tanda kalau ia sayang dan suka pada Fuko. Fuko malah bimbang, ia tidak ingin Ichi seperti itu.

Lama2 Fuko bisa berdamai dengan Daiya dan berteman seperti sedia kala. Ia berangkat sekolah, ikut kegiatan club tennis bersama lagi. Fuko juga jadi akrab sama Akio yang dulu adalah saingannya. Akio diam2 malah jadi dekat dengan Issochi.

Issochi selalu membantu Akio jika sedang di goda or di dekati laki2 lain yang terobsesi pada Akio. Pernah waktu jurit malam, Akio hampir di cium oleh seorang laki2 dan berteriak Issochi tanpa ragu langsung menolongnya. Melihat itu sepertinya Akio tersentuh sama sikap gentle nya Issochi. Walau ia seperti anak2 tapi sebenarnya Issochi tulus dan gentle. Issochi bersungguh2 belajar basket dan jago main gitar. Issochi pria yang jujur. Ia masih malu2 kalau di dekati Akio. Sampai akhirnya Issochi menyatakan cintanya ke Akio sambil menangis. Mereka pun resmi pacaran. Issochi rela di pukul dan di cemburui laki2 lain karena lebih dekat dengan Akio sang idola. Akio sebenarnya juga ragu terhadap dirinya sendiri.Karena selama ini ia memakai topeng. Ia yang dilihat orang2 seperti baik hati, lembut dll sebenarnya ia ketus, pemilih dan suka berfikiran buruk. Tapi berkat Issochi, ia menjadi pribadi apa adanya dan merasa tersadarkan oleh tiap sikap dan perkataan Issochi. Makanya ia juga menyukai Issochi.

Ichi dan Fuko makin lama makin dekat. Bahkan Ichi disuruh ajari Fuko berenang oleh guru olahraga. Ichi dan Fuko selalu saja berantem namun habis itu mereka akrab lagi. Ichi selalu menampilkan sikap hangat dan seolah2 menyukai Fuko. Tipe tipe tsundere gitu. Misal seperti Ichi kesal dan mengejar orang yang mengintip Fuko di kamar ganti sekolahnya lalu memeluk Fuko sembari bilang "jangan menangisi orang itu!", kemudian Ichi menolong Fuko ketika mimisan pas olahraga volly bahkan di rangkul Fukonya, kemudian yang paling bikin deg degan, Ichi seolah2 ingin mencium Fuko ketika sedang jalan berdua malam2 sembari menatap bulan. Hati Fuko sangatlah kacau dan..ya, dia jadi menyukai Ichi!! 

Sebenarnya ini seperti deja vu, karena waktu sama Daiya juga seperti ini. Dan Fuko lagi2 takut kalau ditolak dan dikecewakan lagi. Lalu Fuko berfikir kalau ia harus memberitahu Daiya soal ini. Daiya agak terkejut dengan pernyataan Fuko kalau ia menyukai sepupunya. Daiya siap membantu, tapi Fuko tidak mau. Kata Fuko, Daiya tetaplah seperti ini.

Dibalik itu sebenarnya Daiya agak kecewa, karena sepertinya Daiya seperti orang asing bagi mereka berdua. Alias merasa dicuekin. Entah kenapa sepertinya hati Daiya agak sedikit sakit.

Niat Fuko untuk menyatakan cintanya ke Ichi setelah Ichi pulang partime malah gagal seketika. Yup pasalnya ditengah pernyataan cinta Fuko ke Ichi, malah ada seseorang wanita yang mengganggu. Nama wanita itu Kei Iori. Kebetulan yang sangat, Iori adalah mantan "gebetan" Ichi ketika SMP!

Melihat adanya Iori, Daiya ikutan khawatir pada Fuko. Fuko masih gak paham maksud dari Daiya.

Benar saja, ternyata Iori datang menemui Ichi karena ia rindu pada Ichi. Dan Ichi malah seperti membuka pintu hatinya lagi untuk Iori. Jadi, Iori adalah mantan pegawai di kantor kakeknya Ichi. Ichi menyukai Iori, namun karena perbedaan umur yang jauh jadi tidak memungkinkan mereka untuk pacaran. Iori sangat baik ke Ichi, ia sayang pada Ichi namun ia menganggap Ichi hanyalah adik. Ichi menganggap Iori lebih dari kakak dan bahkan pernah mencium Iori. Iori dikeluarkan dari kantor karena dianggap membawa pengaruh buruk ke Ichi. Ya, Ichi jadi sering keluar malam, nilai menurun dan jadi sosok yang beda. Ichi sedih, ia hanya bisa menyimpan mug yang selalu dipakai Iori waktu kerja. Itulah mug yang pertama kali dipecahkan oleh Fuko. Bahkan mug itu di isolasi lagi lalu disimpan. Berarti Ichi masih menyukainya kan.

Iori saat ini mempunya kekasih, namun kekasihnya sibuk terus. Makanya ia mencoba menemui Ichi sambil menghapus kesedihan dan kesepiannya. Ichi bersedia menemaninya. Melihat itu Fuko sangat sedih. Bahkan di acara sureprise ulangtahunnya pun Ichi tidak datang. Daiya, Akio, Issochi, Komori dan Obayashi memberikan kejutan agar Fuko tidak sedih. Ichi tidak datang karena lagi2 menemui Iori.

Fuko kesal lihat kelakuan Iori yang seolah olah hanya memanfaatkan Ichi. Tapi Ichi selalu mau dan bersedia untuk menemani Iori. Hubungan Ichi dan Fuko pun merenggang, Ichi malah terkesan cuek ke Fuko. Pernah Fuko mencoba jujur kalo ia tidak suka melihat Ichi selalu sama Iori, dan Daiya membantu Fuko secara lebih tegas. Namun tetap saja Ichi tetap pada pendiriannya dan menyuruh Fuko dan Daiya agar tidak ikut campur kemudian membela Iori.

Secara pribadi, Iori memang tidak pernah berkomunikasi secara face to face ke Fuko, selalu saja ketika sedang terdesak dan betiga bareng Ichi, Iori bersikap humble ke Fuko bahkan meyakinkan Fuko kalau Iori dan Ichi tidak pacaran, Iori sudah punya kekasih. Namun bukan itu yang dibenci Fuko, ia benci karena seolah2 mereka membuka lembaran baru kembali dan besar kemungkinan Ichi bisa menyukai Iori lagi even Iori sudah punya kekasih. Fuko capek, ia sedih dan sedih terus. Ia kepikiran kata2 Koto adiknya Ichi kalau ia berharap jangan sampai Ichi bertemu lagi dengan Iori, bahkan kakek dan neneknya juga sama. Untung saja Fuko punya sahabat, Daiya, Akio dan kakaknya yang selalu ada dan care ke Fuko.

Melihat Ichi dan Iori selalu bersama membuat Fuko tak henti2nya menangis. Di sisi lain, sebenarnya Ichi juga tidak ingin di jauhi oleh Fuko, namun sayangnya Ichi juga gak bisa menolak tiap ajakan Iori. Ichi menemui Fuko berdua di taman, Ichi mengungkapkan keresahan hatinya selama ia di cuekin Fuko. Fuko hanya berteriak untuk bilang jangan ganggu dia lagi. Sembari menangis Fuko berkata jujur kalau ia selama ini menyukai Ichi. Ichi terlihat kaget dan sebenarnya ia sakit dan ga tega melihat Fuko menangis seperti itu. Fuko pergi meninggalkan Ichi.

Daiya selalu menemani Fuko, lama lama Daiya juga tidak tega melihat Fuko menangis terus. Semakin lama, Daiya mengerti perasaan tulus Fuko ke Ichi. Namun Fuko bilang kalau ia sekarang tidak apa apa, dia baik2 saja dan dia sudah lega bisa mengatakan jujur ke Ichi walau Ichi belum jawab perasaan Fuko. Hati Daiya jadi tergerak. Ia pun jadi menyukai Fuko. Daiya yang playboy jadi berhenti gara2 Fuko. Daiya sadar kalau ia adalah laki2 yang bisa melindungi Fuko dan perasaan tulus Fuko membuat Daiya luluh. Ia tidak ingin melihat Fuko nangis terus. Teman teman dan keluarga Fuko kaget kalau ternyata Daiya menyukainya. 

Hubungan Ichi dan Fuko perlahan membaik sebagai teman sekelas. Lalu hubungan Fuko dan Daiya semakin dekat. Fuko sangat sangat malu ketika berpacaran dengan Daiya. Daiya yang sangat humble dan selalu menunjukkan kalau ia suka sama seseorang itu membuat Fuko malu. Fuko perlahan lahan juga menyukai Daiya. Karena Daiya tulus dan sangat baik. Fuko jadi bisa move on dari Ichi. Mereka sering jalan jalan, bahkan pernah double date bareng Issochi dan Akio. Walau suka jalan2 begitu, Daiya ga lupa kalau ia harus izin ke orangtua Fuko. Fuko jadi semakin luluh pada Daiya,

Ada kejadian yang membuat terkejut. Ichi dan Fuko ciuman! Ya, ciuman tidak disengaja itu terjadi di dalam kelas. Ichi dan Fuko sama2 kaget bahkan sesekali berantem..tapi mereka jadi speechless.

Kadang, Daiya juga merasa cemburu pada Ichi. Takutnya Fuko masih mengharapkan Ichi, namun Fuko meyakinkan kalau hati dia hanya untuk Daiya sekarang. Daiya sangat senang dan ia semangat untuk part time agar bisa ajak Fuko jalan jalan terus. Fuko bagaikan tertimpa bintang jatuh ketika pacaran dengan Daiya karena Daiya sangat super baik dan benar2 totalitas melayani Fuko sedangkan Fuko hanya diam saja dan terima kebaikan Daiya. Walau terkadang mikir itu terlalu berlebihan namun Daiya juga sangat baik, lama2 Fuko semakin sayang pada Daiya. Selama itu Daiya bukan hanya sebagai pacar namun sahabat. 

Nah, Fuko sebenarnya ingin berkata jujur ke Daiya kalo ia pernah ciuman dengan Ichi secara gak sengaja namun Fuko takut sama reaksi Daiya. Alhasil diundur2 waktu untuk memberitahu ke Daiya. Fuko melarang Ichi untuk memberitahunya.

Beberapa hari setelah insiden ciuman tersebut, akhirnya Fuko memberitahu ke Daiya itupun karena dipancing oleh Daiya. Fuko minta maaf dan itu adalah hal yang gak disengaja.Sayangnya Daiya terlihat kecewa karena kenapa Fuko tidak bilang langsung secepatnya dan malah merasa takut. Daiya berfikir kalau Fuko masih merasa "suka" pada Ichi. Fuko menjelaskan secara lantang bahkan hampir menangis kalau ia tetap sayang pada Daiya. 

Fuko dan Daiya merenggang, bahkan Daiya menghindari Fuko. Ia berfikir kalau selama ini ia selalu memaksa Fuko untuk mencintai Daiya. Entah kenapa Daiya jadi cemburu dan mencoba ikhlas kalau  Fuko dengan Ichi saja. Bahkan Ichi sudah tidak terlihat bareng Iori lagi dan mencoba hapus semua tentang Iori karena Fuko, bahkan Ichi perlahan menunjukkan kalau ia jadi menyukai Fuko juga.

Namun, Fuko berharap bisa baikan dengan Daiya dan menghapus keraguan dan ke engga enakan Daiya pada perasaannya dengan menjahit sebuah topi untuk Daiya. Fuko lagi rajin merajut dibantu Akio, walau perasaan Fuko agak sedih.

Pergejolakan hati Daiya terhadap Fuko semakin bertambah, ia merasa tidak pantas untuk Fuko dan malah ingin menyerahkannya pada Ichi. Mendengar itu, Ichi malah kesal pada Daiya. Kemudian Daiya terlibat kecelakaan di tempat kerjanya dan dibawa ke rumah sakit. Fuko yang sudah lama tidak bareng Daiya merasa kaget dan tanpa ba bi bu langsung lari menuju ke rumah sakit sendirian. Lucunya, Fuko gak tau di RS mana dan tenyata sangat jauh di dekat pegunungan. Ia berlari2 kedinginan sambil bawa topi rajutan untuk Daiya. Syukurlah mereka bertemu, sambil teriak2 Fuko mengatakan hal yang jujur ke Daiya dengan pakaian yang sangat kotor karena ia mencari2 RS sendirian. Ia tidak ingin berpisah dari Daiya dan melemparkan hasil rajutan yang baru setengah jadi itu ke Daiya. Daiya sangat tersentuh. Hubungan mereka kembali membaik dan Daiya enggan memberikan Fuko ke Ichi. Fuko dan Daiya berbahagia kembali.

Hari hari bahagia dilalui mereka berdua. Berangkat sekolah bareng, merayakan valentine bareng, melihat Ichi terpilih sebagai ketua OSIS dan sebagainya. Hari hari Fuko jadi penuh berwarna lagi.

Lama kelamaan Ichi merasakan cemburu. Ya, Ichi memanglah orang dibalik kembalinya hubungan Fuko dan Daiya, namun lama2 perasaan Ichi ke Fuko semakin tumbuh. Ia tidak bisa jauh dari Fuko. Ini semua gara2 kejujuran Kagechika, kakak kelas yang jadi sekretaris OSIS nya Ichi. Ia bilang ke Fuko kalau ketua OSIS menyukai Fuko, namun Fuko membantah dan ia meyakinkan kalau pacar dia saat ini adalah Daiya. Kagechika tahu karena gerak gerik Ichi terlihat kalau ia menyukai Fuko secara diam diam. Karena Kagechika juga menyukai Ichi, makanya ia terobsesi ingin menjadi seperti Fuko. Ia berdandan dan menata rambut seperti Fuko. Ia akan berjuang demi mendapatkan cintanya Ichi. Kagechika adalah siswi yang baik dan lembut.

Hubungan Ichi dengan Iori sudah lepas, Fuko belum mengetahui hal ini. Ichi nekat menyatakan cintanya ke Fuko ketika hubungan ia dengan Daiya sedang adem ayem. Perasaan Fuko jadi berkecamuk, ia kesal pada Ichi padahal ia tahu kalau Fuko masih berpacaran dengan Daiya. Namun Ichi berdalih kalau ia hanya ingin jujur pada perasaannya. Ia tidak ingin melihat Fuko menangis jika sedang sama Daiya. Perasaan Fuko jadi gamang, ia tidak ingin kehilangan Daiya tapi ia merasa "kasihan" juga pada Ichi. Ichi mengatakan kalau mata dia selalu tertuju pada Fuko.

Fuko hanya diam tidak menjawab.

Ichi memberitahukan ke Daiya ketika ia pulang kerja partime, ia mengatakan ia sudah menyatakannya ke Fuko. Hal itu memancing amarah Daiya dan menarik kerah baju Ichi. Daiya masih tahan tidak memukulnya. Daiya masih bisa sabar.

Keesokannya, seperti biasa Daiya dan Fuko berangkat sekolah bersama, Perasaan mereka sama sama aneh. Mereka menyembunyikan perasaan mereka apa yang baru saja terjadi. Namun, Daiya semakin menyukai Fuko, ia gak mau kehilangan Fuko. Fuko merasa sesak ketika Daiya menyatakan cintanya ke Fuko sekali lagi. Ia tidak ingin Daiya membencinya lagi. Daiya mengajakknya jalan2 menginap di sebuah villa bareng Akio dan Issochi. Mereka tampak bahagia. Kemudian pulangnya Daiya memberikan hadiah whiteday ke Fuko berupa gelang dengan beberapa charm. Salah satunya adalah charm bebentuk love. Menandakan kalau Daiya mencintai Fuko. Fuko sangat malu tapi sangat senang, dan ia mengenakannya di tangannya.

Ichi seolah tak mau kalah, ia memberikan hadiah whiteday juga berupa makanan marshmallow. Fuko tampak berfikir ketika diberi hadiah itu dan ia gak bisa menolak. Kehadiran Ichi yang selalu ada di setiap pandangan Fuko membuat Fuko resah.. bahkan Ichi berkata jujur kalau ia kecewa melihat Daiya memberikan hadiah whiteday lebih bagus dari dirinya. Ia melakukan kabedon ke Fuko. Fuko merasa tak suka. Ia paham akan perasaan Ichi namun ia tetap tidak bisa membalas perasaan Ichi. Ichi malah semakin kesal dan semakin mendekati diri dia ke Fuko. Bahkan ia tegas ke Kagechika yang menyukainya kalau ia hanya mencintai Fuko.

Lama lama Fuko kesal pada Ichi, ia seolah memaksa. Hati Fuko jadi sakit dan ia sangat ingin sekali memeluk Daiya tapi sayang Daiya sedang kerja. Wajah sedih dan kecewa Fuko tidak bisa berbohong. Ia mendatangi Daiya di tempat kerjanya dan berusaha menceritakan semuanya yang ia alami ke Daiya. Daiya langsung naik pitam, ia berlari dan menemui Ichi. Fuko melarangnya, namun nihil. Ichi pun ketemu dan Daiya langsung menanyakan "apa yang kau lakukan ke Fuko?" 

Dengan senyum sinis, Ichi menjawab "aku berusaha untuk menciumnya". Fuko dan Daiya kaget dengan jawaban itu. Kemarahan Daiya tidak bisa dibendung lagi ia mencoba mau menonjok Ichi di depan Fuko. Fuko berteriak dan mencoba menarik tangan Daiya agar tidak menonjok wajah Ichi. Daiya kaget dengan sikap Fuko yang seolah2 melindungi Ichi. Padahal Daiya sangat sangat marah melihat kekasihnya ingin di cium oleh pria lain. Fuko mencium tangan Daiya seraya menangis dan berharap Daiya berhenti marah. Namun Daiya berfikir lain, ia tetap menyangka kalau Fuko melindungi Ichi. Gara gara itu hubungan Daiya dan Fuko renggang. Fuko minta maaf namun Daiya tetap pada pendiriannya kalau ia kecewa akan sikap Fuko.

Lama kelamaan Daiya menyiksa Fuko dengan mengalihkan dan nyuekin Fuko. Di sekolah, di apartement ia tidak menegur Fuko.Fuko gak menyerah, ia mencoba memperbaiki hubungannya dengan Daiya. Ia mengajak Daiya ke taman hiburan berdua, ala ala kencan. Fuko mencoba melakukan apa yang orang pacaran lakukan, namun sepanjang perjalanan Daiya hanya diam. Puncaknya ketika di bianglala, Daiya bilang dengan terbuka kalau ia merasa bersalah pada Fuko. Bagai dejavu, ia merasa telah memaksa Fuko. Fuko menangis sejadi2nya kalau ia tidak ingin pisah dan hanya Daiya di hati Fuko. Daiya tetap tidak mau. Fuko sedang menangis, Daiya minta maaf sambil mencium bibir Fuko. Lalu ia turun dari bianglala dan meninggalkan Fuko sendirian.

Fuko menjadi galau. Bahkan di sekolah Daiya mendeklarasikan kalau ia sudah putus dengan Fuko. Fuko sangat sedih. Tiada hari tanpa menangis. Ia gak nyangka Daiya akan seperti itu. Teman2 Fuko mencoba menghibur Fuko.

Sedih rasanya putus cinta, namun ia sekarang kelas 2 SMA dan harus sudah ada pemikiran untuk melanjutkan ke jenjang apa (kuliah atau kerja). Fuko mulai fokus belajar dan melupakan tentang Daiya dan Ichi. Ia mencoba mencari jati diri. Lalu dipilihlah hairstylist, ya Fuko ingin menjadi hairstylist ketika lulus nanti. Syukurlah didukung oleh orangtua dan walikelas Fuko. 

Hubungan Fuko dan Ichi seperti biasa bahkan Fuko mencoba menjauh dari Ichi, namun Ichi selalu saja tidak menyerah. Kagechika yang menyukai Ichi pun juga tidak menyerah. Sesekali Ichi menolong Kagechika. Teman teman Fuko yaitu Komori dan Obayashi memiliki kekasih, bahkan kak Akio yang sebentar lagi akan lulus dan kuliah yang jauh dan akan LDR dengan Issochi masih tetap melanjutkan hubungan dengan Issochi walau tau itu berat. Issochi sangat sedih kalau harus "berpisah" dari Akio. Issochi pun membuat "sesuatu" agar hubungan Akio dan Issochi bersama selamanya.

Berita buruk datang, orangtua Daiya dan Ichi memberitahu kalau perusahaan ayah mereka sedang memburuk dan meminta tolong salah satu dari Ichi dan Daiya menyusuli ayah ayah mereka di China. Mendengar itu Fuko shock. Jujur sebenarnya Fuko ingin Ichi saja yang pergi agar Fuko bisa leluasa minta maaf ke Daiya. Namun ia juga tidak boleh egois. Akhirnya terpilihlah Daiya yang akan pergi dan sekolah di China, Fuko sangat shock dan sedih. Bahkan ibunya Fuko ikut merasakan sedih seperti Fuko. Daiya dan ibunya pamit ke keluarga Fuko. Fuko berpura2 senyum melihat mereka pamit. Padahal dalam hatinya sangat sakit.

Koto memberitahu ke Fuko secara mendadak kalau Daiya akan pergi ke China hari ini! Fuko yang baru tahu langsung menuju ke stasiun kereta menemui Daiya dan melakukan perpisahan untuk terakahir kali. Untunglah masih sempat, Daiya diantar ibunya Ichi, Ichi, Koto dan Ibunya Daiya. Fuko sempat berbincang pada Daiya di dalam kereta. Daiya gak menyangka kalau Fuko datang. Melihat kesungguhan dan ketulusan Fuko, ia menyukai Fuko sekali lagi. Daiya gak bisa bohong kalau ia memang masih menyukai Fuko. Mereka pun tampak bahagia, mereka kembali. 

Mereka menjalani LDR.

2 tahun kemudian. Daiya kembali ke Jepang dan menemui Fuko. Ia langsung dipotong rambutnya oleh Fuko yang sekarang jadi hairstylist. Ichi melanjutkan kuliah, Kagechika nampak sedih karena beda kampus dengan Ichi..maka dari itu Kagechika jadi sahabat pena nya Fuko melalui email dan ia mengundang Kagechika untuk menyambut kedatangan Daiya. Ichi masih sendiri, dan ia masih dibuntuti oleh Kagechika. Entah selanjutnya Ichi dan Kagechika akan bagaimana. Kalau cerita tentang Iori, Iori sedang mengandung anak bersama kekasihnya. Sedangkan Akio dan Issochi juga sedang berbahagia karena Akio sedang mengandung anak 3 bulan.

Di side story tentang adiknya Ichi yaitu Koto, di ceritakan kalau Daiya dan Fuko akan melangsungkan pernikahan. 

TAMAT


Okay, That's all semua gue spill sinopsis dari Parfait Tic!. Sebenernya kalo dilihat secara langsung by komiknya bakalan terasa banget feel dan vibesnya.

Btw, komik ini pernah di adaptasi ke live actionnya loh. Di 2 negara malah. Pertama di Taiwan dengan judul Love Buffet, yang main 2 personel boyband Fahrenheit! Lalu di Jepang juga adain live action, berjudul yang sama Parfait Tic! ssst yang main salah 1 aktor kesukaan gue hehehe dan dia jadi Daiya. Tapi sayang gue ga tonton dua duanya. Alasannya? ada di ending blog ini yah..

REVIEW

Okay saatnya review! Dan ini semua adalah murni dari pendapat gue. Mudah2an bisa diterima ya.


Dari segi gambar, ini bener2 memuaskan banget. Gambar cewenya cantik2 dan cowonya ganteng2 tapi yang gantengnya di highlight hanya Daiya dan Ichi. Sisanya dibikin biasa saja. Lalu gambarnya bener2 moderen apalagi dari segi fashion, bener2 di manjain banget. Sepertinya sang pengarang tau banget soal fashion, ditambah Fuko sang pemeran utama dibikin jago berkreasi rambut,, jadinya model rambut Fuko berubah2 sesuai mood fashion mbak Nagamu. Keren banget sih, kalo dari soal gambar, fashion dll udah gausah diragukan lagi dah.

Nah, sekarang dari segi cerita.

Ceritanya klise memang, cinta segitiga. Namun ini digambarkan menarik. Jujur di episode awal awal sangat menarik dan kita bener2 dibiikin penasaran "Kira kira nanti Fuko akan jadi sama siapa yah" karena sikap Daiya dan Ichi yang sangat sangat baik ke Fuko. Walau ujung2nya nih Fuko berasa di PHP atau friendzone in sama mereka berdua. Mereka baik ke Fuko ya karena dia tetangga dan temen sekelas, that's it. Nah kita sebagai pembaca menjadi POV si Fuko,, kita ngerasain apa yang Fuko rasain apalagi sikap Fuko yg bukan cewek sempurna jadi berasaaa banget kita tuh jadi Fuko di komik itu. 

Karakter Fuko disini emang biasa aja sebenernya, kelebihan dia hanyalah JUJUR. Ya! dia jujur banget anaknya. Padahal dia bodoh dan ga menarik sama sekali.. tapi karena dia anaknya jujur, kalo sedih ya sedih, senang ya senang. Ditambah dia suka menangis kan, Ichi dan Daiya suka terenyuh dan perlahan naksir kalau Fuko sudah mulai nangis..seolah2 terasa nyesek dan makjleb lihat Fuko menangis. Ichi dan Daiya seolah2 ga tega a.ka ga mau ngebiarinin Fuko menangis.. makanya Ichi dan Daiya merasa "kasihan" namun sayang.

Ceritanya kaya realita yang dialamin sama anak anak muda yg sedang jatuh cinta. Cerita cintanya sih umum tapi di kemas dengan baik. Karakter Fuko dibikin gak selamanya beruntung, justru kita lihat dia selalu merana hehehe. Dan pengarangnya bisa gitu kasih masalah demi masalah ke Fuko yang realistis tapi dramatis kayak misal ada saingan yang lebih cantik demi dapetin Daiya yaitu kakak kelas Akio, ditolak cintanya sama Daiya, susah moveon karena mereka tetanggaan dan satu sekolah, ketika jatuh cinta lagi malah masalalu nya si crush tau2 muncul dan membuat si crush kebuka hatinya lagi alhasil perasaan Fuko jadi kehalang lagi, selalu cemburu liat crush jalan dan ketemuan sama mbak masa lalunya, nangis terus tiada henti, berasa kehilangan sahabat dan crush untuk kedua kalinya, berasa jadi cewek bodoh sedunia, selalu di rendahin sama adeknya crush, pada akhirnya pacaran namun lama lama si pacar malah curiga dan khawatir ke Fuko, mereka terpaksa putus padahal Fuko masih sayang, Fuko dengan otaknya yang pas pasan suka dapet remedial dan understimate dari gurunya dan sebagainya.

Jadi kita seolah2 kaya Fuko, yang gak berdaya tapi harus tetep struggle. Bahkan kalo boleh diulang pengen rasanya Fuko ga jatuh cinta sama Daiya dan Ichi, atau ketika Fuko jadi rebutan pengen rasanya Fuko mending pacaran sama cowo lain aja biar Daiya dan Ichi gak berantem hehehe.

Menurut gue ini komik ceritanya bener2 realistis dan dramatis sih,,bagus banget! wajar kalo banyak yang suka.

Nah kan gue bilang yah kalo cerita menuju ke ending tuh ga memuaskan. Oke gue bakal kasih tau..dan juga ada pembelaan dari gue, dari sisi gue.

Jadi, di pertengahan cerita kan pada akhirnya Daiya luluh sama Fuko dan dia mencintai Fuko. Daiya rela berhenti jadi plyaboy demi bisa pacaran sama Fuko. Di lihat disini Daiya bener2 seneeeeng banget bisa pacaran sam Fuko karena menurut Daiya Fuko tuh punya sisi cantik dan imut tersendiri, dia lucu juga kocak deh pokoknya makanya itu yang selalu bikin Daiya senang dan penasaran sama Fuko. Dia gak ingin lihat Fuko sedih apalagi sedihnya itu gara2 Ichi. Daiya berpacaran dengan Fuko bukan bermaksud mau manas manasin Ichi tapi karena murni tulus cinta sama Fuko.

TAPI..

Sebelumnya kan Fuko sudah menyatakan cintanya sama Ichi tapi gak ada jawaban dari Ichi karena si Fuko udah terlanjur kecewa sama Ichi dan Iori. Daiya tau itu makanya Daiya mau menghapus kesedihan Fuko kan. Tapi di sisi lain kayanya Fuko masih menyukai Ichi. Terus nih Ichi di tengah2 pacarannya Daiya dan Fuko malah menyatakan cintanya ke Fuko. Yup, disaat ga dibutuhin malah muncul tuh cowo!. Itu ngebuat hati Fuko bimbang kan.

Nah, gue paham sebagai pembaca dan pembaca yang lain, ada yang ngeship Fuko sama Ichi. Makanya yang kecewa itu kebanyakan shipper Fuko Ichi. Soalnya pas sama Daiya seolah2 cuma pelarian dan terlalu cepet mereka mutusin buat pacaran.

Tapi sifat Ichi juga jadi ngeselin..gak soft dan baik kaya dulu. Disini seolah2 Ichi tuh brengsek banget hahaha. Udah nyakitin hati Fuko dengan adanya Iori ditambah dia malah nyatain cintanya ke Fuko yang lagi pacaran sama Daiya. Kurang egois apa si Ichi?. Dan tentu aja Fuko lebih milih Daiya, dia gamau mengkhianati Daiya. Itu yang disayangkan para shipper Fuko dan Ichi.

Mungkin karena sikap Ichi yang kaya tsundere gitu, terus cool, pintar dll jadi idaman semua cewek2 makanya pembaca lebih suka karakter Ichi ketimbang Daiya. Daiya ya kebalikannya dari Ichi.

Terus, Daiya yang jadi cemburu sama Ichi jadinya ga yakin sama Fuko dan mutusin Fuko seenaknya..ninggalin Fuko yang lagi nangis. Seoalah2 disini Daiya tega banget sama Fuko. padahal Fuko juga ga ada apa apa sama Ichi. Tapi Daiya bener2 minta maaf karena seolah2 maksa Fuko buat ngajak pacaran. Emang rumit ya kisah cinta mereka.

Terkesan terburu2, tau tau Daiya bakal dikirim ke Cina buat bantuin perusahaan ayahnya. Itu ngebuat Fuko makin sedih, walau posisi mereka udah putus. Daiya malah bilang kalo Ichi boleh aja ambil Fuko.. namun Ichi gak senang dengan pernyataan itu. Ichi walau begitu ia mendukung hubungan Daiya dan Fuko. Hmmm, jadi galau si Ichi. Karena Ichi semata mata ingin melihat Fuko bahagia terus. Lalu Fuko ngejar Daiya dan nyatain cintanya sekali lagi,, alhasil mereka pacaran lagi deh dan gamau nyerahin Fuko ke Ichi gitu aja. Kisah cinta mereka buat balikan lagi terkesan memaksakan karena ada embel2 Daiya mesti ke Cina. Tapi syukurlah happy ending, Daiya dan Fuko bersatu lagi.

Ichi gimana? dia malah di deketin sama kakak kelasnya yang bernama Kagechika. Kagechika ini tau kalau Ichi suka sama Fuko jadi dia selalu ikutin style rambutnya Fuko. Disini sih yang menurut gue agak ngecewain, Ichi malah jadinya sama cewek yang sifatnya gak banget menurut gue (selalu parno, ikutin gaya orang dan bawel)..doi gapunya kelebihan selain punya dada yang besar. Terus si Ichi kaya pasrah aja gitu di deketin sama Kagechika ckckc. Ya walau kita tilik ke belakang cewek2 yang disukain Ichi sifatnya hampir sama kaya Kagechika semua (Iori, Fuko).. Padahal harusnya Ichi bisa dapet cewek yang lebih baik gitu dan bisa mengayomi Ichi biar dia bisa moveon dan ga ngerasa kesepian lagi.. karena walau dia pintar dan hebat di satu sisi dia pasti butuh cewek yang "melindungi" dia juga, ngertiin dia dan minimal sama lah pinternya kaya Ichi alias sefrekuensi. Sayang banget mbak Nagamu ga bikinin kaya gitu..malah tampilin Kagechika yang.. ah sudahlah.

Jujur ya gue emang prefer suka Daiya sam Fuko ketimbang Ichi. Pas awal2 gue baca di SMP sempet mikir mending sama Ichi tapi pas dibaca sekarang ini mending Daiya kemana mana lah realistis aja, cewek kaya Fuko lebih baik sama Daiya yang jelas2 cinta dan sayang sama Fuko dan gapernah ngecewain Fuko apalagi tentang cewek.

Soalnya bener2 berasaaaa banget pas Ichi ketemu lagi sama Iori, gebetannya di masa lalu. Itu nyesek banget padahal Fuko hampir aja bisa jadian sama Ichi. Disini si Fuko bener2 di uji banget dan Ichi malah keliatan brengseknya, karena dia lebih milih lindungi Iori ketimbang Fuko. Padahal Iori udah punya pacar, Ichi masih aja bodoh mau nemenin Iori yang jelas2 kaya cuma permainan aja.

Gue sadar pas baca ulang, kalo emang mbak Nagamu dari awal pengen ngejadiin Fuko dan Daiya pacaran. Pokoknya keliatan mereka lebih intens dan agak banyak spot nya ketimbang sama Ichi. Ini tuh mengingatkan sama serial Hana Yori Dango, jadi Ichi adalah Rui dan Daiya adalah Domyouji.. sifatnya pun hampir sama, Daiya terbuka dan Ichi tertutup. Ketika Fuko sama Ichi lebih ke kalem walau agak berantem2 nya dikit kemudian kalo sama Daiya suka melakukan hal2 konyol, ketawa bareng, sedih bareng dll. Dan emang lebih so sweetnya sama Daiya. Gue inget pas di volume berapa gitu, yang Fuko lari ke apartement Daiya karena air di kamar Daiya merembes ke kamar Fuko, dengan terpaksa Fuko masuk ke kamar mandi dan disitu ada Daiya lagi ketiduran di bathup. Daiya langsung bangun dan panik, terus Fuko malah kegelincir jatoh dan terjadilah mereka berpelukan di dalam bathup itu.

Anehnya disitu Daiya hanya diam saja, ia malu dan memerah,, kalo Fuko udah pasti lah dia awkward dan salting. Nah biasanya kan Daiya genit2 or salting apa gitu ini mah dia diam saja, seolah2 malu dan senang ada Fuko. Disini gue ngerasain banget kalo Daiya udah mulai naksir Fuko.. Btw ini ceritanya masih jauh dari Fuko yang mulai naksir Ichi.

Jadi buat kalian yang shipperin Ichi dan Fuko mending mundur deh wkwkwk, gue prefer Fuko sama Daiya. Karena kalo sama Daiya Fuko bisa apa adanya dan saling melengkapi gitu, ibaratnya se frekuensi. Karena ga selamanya sefrekuensi itu ga cocok.

Kemudian section cerita Akio dan Issochi. Dulu tuh kaya ngerasa males aja baca cerita mereka eh ketika gue baca sekarang gue jadi paham kenapa Akio bisa jatuh cinta dan pacaran sama Issochi. Emang kalo diliat2 klise sih, Akio berasa beda kasta sama Issochi. Namun ternyata orang kaya Akio yang punya kelemahan yaitu merasa gak pede dan selalu pakai topeng itu butuh sesosok orang yang bisa bikin dia apa adanya. Ya, Issochi lah orangnya. Ternyata Issochi ga se childish yang dikira,, dia kadang bisa dewasa walau tetap dengan sikap cerianya. Itu bikin Akio luluh gitu. Pas pacaran pun seolah Issochi adalah ceweknya hahaha. Malah so sweet deh liat merek pacaran. Terus Akio juga jadi akrab sama Fuko padahal dulu musuhan dan ngerasa "beda kasta" juga.

Namun sayangnya di komik ini kayak nge"halalin" hamil diluar nikah. Ya, Akio dan Issochi ini.. di akhir, karena Issochi ga rela LDR sama Akio akhirnya dia ngajak Akio buat makin dalam cintanya. Terus abis itu dia kasih kabar ke Fuko kalo lagi hamil, berarti kan selagi kuliah Akio hamil. Gue agak rancu sih sebenernya, kan Akio dan Issochi making love nya pas SMA, tapi kenapa baru kabarin dia hamil udah 3 bulan setelah 2 tahun berlalu? Ini plothole apa gimana ya.

Kalo pada bilang endingnya terburu2, iya gue setuju.. endingnya agak2 gantung. Daiya balik ke Jepang dan bertemu Fuko. Fuko gak kuliah, dia kerja jadi penata rambut. Mereka nyambut kedatangan Daiya bareng Ichi, Koto, dan Kagechika. Entah ga diceritain Ichi jadi gimana dan jadi apa. Lalu pas Daiya ngumumin mau ke Cina Ichi seolah2 pengen ambil kesempatan, dia malah ngintilin Fuko terus. Kalo gue jadi Fuko bakal ngerasa risih sih diikutin mulu walau yg ikutin ganteng gitu hahaha. Kayak gaboleh lepas dari Ichi gitu. Ichi mending lo cari cewek lain deh,, pasti Fuko dan Daiya ikhlas lahir batin.

Lalu ada lagi terusannya di beside story Parfait Tic yaitu ceritain tentang Koto adeknya Ichi. Koto sudah besar, sudah SMP kalo gak salah dan di ceritain dia lagi dekat dengan seorang laki2 dari sekolahan lain. Nah disitu ada Daiya dan Fuko yang ngeliatin Koto. Terus mereka ngobrol kalo mereka akan melangsungkan pernikahan. Fuko hanya tersenyum. Jujur penasaran sih sama Ichi jadinya gimana, dia jadi apa dan dekat sama siapa. Namun sayang gak diceritakan.

Okay, segitu review gue ahahha ini mah lebih ke review karakter mana baper lagi. Maaf kalo banyak kekurangannya dalam segi review komik Parfait Tic. Tapi biar bagaimanapun gue suka banget dan gak nyesel pernah baca komik itu. Gue gak salah pilih waktu liat2 di Alfamart hehehe. Bahkan gue sampe pengen ikutin style nya Ichi yaitu pake celana jeans agak panjang sampe ke tumit dan pake cardigan tiap ke sekolah hahaha. Nah temen sekelas gue ada yang begitu tapi kok gue liatnya biasa aja yah hahaha alhasil gue ga jadi ikutin.

Mengenai live actionnya, dulu gue penasaran banget sama Love Buffet, karena dia duluan yang memulai Live Actionnya. Pemerannya lumayan mirip sama di komik bahkan sampe apartement2nya juga,, emang deh kalo Taiwan bikin live action tuh pasti hampir mirip sama di komik. Namun karena akses susah dan sekalinya ketemu dramanya eh sub indo or inggrisnya gak ada bahkan gue sampe nitip ke temen kalo ada DVD Love Buffet nitip ya, sayangnya ga ada dan gue jadi kesusahan buat nonton Love Buffet. Padahal ya penasaran banget. 

Beberapa tahun kemudian ada Parfait Tic versi Jepang. Pemainnya yang cowoknya lumayan cakep, terutama Daiya hehehe mana mirip lagi sama yang di komik,, manis gitu. Namun sayang Fuko nya beda banget, rambutnya pendek lurus gapernah di kreasikan dan akting dia maaf banget kaku. Jadi agak susah buat liat diri Fuko yang di komik sama diri si artis tersebut. Kalo ciri khas Jepang kan emang seperti itu ya,, rada2 kaku. Terus terlalu sepi dan seolah2 yang bermain hanya mereka be3 saja. Jadinya gue ga lanjutin buat nonton,, padahal sekarang ada di link haram tapi gue lagi2 ga tertarik. Mungkin sebenernya seru kalo sosok Iori udah muncul ya,, cuma sayang gue orangnya gak sabar hahaha.. kalo dari awal ga interest ya seterusnya bakal gitu. Cuma ya cukup bangga sih Parfait Tic komik populer itu bisa ada live actionnya. Walau gue berharap bisa bagus kaya drama or film2 yang laen seperti Hana Yori Dango, Kimi No Todoke,  Proposal Daisakusen dll.

Makasih buat mbak Nagamu Nanaji yang udah ciptain komik ini, jadi bisa mengisi masa masa SMP dan SMA gue. Bener2 komik ter debest yang pernah gue baca! Thankyou so much Nagamu kapan2 bisa baca karangan anda yang lainnya ya, amiiin.


Kamis, 06 Juli 2023

Review Dorama Jepang "First Love"

 "First Love"




Dorama besutan Netflix di tahun 2022 ini sukses bikin pecinta dorama atau bukan, terenyuh dan memberikan nilai bagus sebagus2nya pada dorama ini. Ceritanya hangat, bagus, emosional dan bikin happy ending sehingga membuat kesan  yg baik buat para penonton.

Jujur, saya juga merasa demikian. Padahal mereka mengangkat cerita yang klise, yaitu flashback waktu bertemu cinta pertama dan mencoba memperbaiki semuanya sampai akhirnya yaa tau sendiri lah ya endingnya gimana. Padahal mereka sudah menjalani hidup masing masing.

Namun, jalan ceritanya dikemas berbeda sehingga bikin orang penasaran terus dan lama2 terenyuh sama karakter2 mereka. Jadi walau ceritanya klise, tapi pengemasan ceritanya gak klise. Karena tadinya kalau jalan ceritanya biasa aja, alurnya lambat dll saya juga ga bakalan mau nonton hahaha.

Jujur ceritanya ini kayak flashback. Temen saya yang seumuran saya pun setuju sama saya,, ya, kami berumur 30 saat ini. Di cerita First Love pun di ceritakan berumur 30 tahun lebih kan. Makanya saya nangis karena penggambaran karakternya bisa relate dan pas banget sama saya (dan teman saya).


Oke, disini saya mau review namun sebelumnya saya mau buat sinopsis dulu. But, sinopsis ini mengandung spoiler yah. Yang gamau kena spoiler mending skip.


SINOPSIS

Alur di drama ini adalah alur maju mundur, namun saya akan ceritakan dari awal mereka remaja dahulu.

Yae Noguchi adalah gadis SMA yang cantik, kalem, pintar dan populer. Ada beberapa laki2 yang menyatakan cinta padanya namun di tolak. Yae hanya menyukai seorang anak laki2 yang seangkatan dengannya. Laki laki itu tipikal murid bandel, begajulan bahkan perokok namun ia jago dalam hal olahraga yaitu basket, namanya Harumichi. Yae menyukai Harumichi. 

Lucky, Harumichi juga menyukai Yae. Jadilah mereka pacaran. Lagu Utada Hikaru - First Love jadi saksi mereka. Lagu itu terkenang bagi mereka.


Yae terobsesi ingin jadi pramugari. Harumichi berfikir ia akan jadi pilot. Maka dari itu mereka LDR ketika lulus SMA. Yae kuliah di sebuah universitas jurusan sastra inggris sedangkan Harumichi di sekolah penerbangan. Awalnya mereka sulit menjalani LDR, karena rasa kangen yang selalu menyiksa mereka. Namun semua akan manis jika mereka bisa bertemu setelah sekian lama. Harumichi bisa menemui Yae setelah 6 bulan lamanya. Harumichi menemui Yae di kampusnya dan Yae sangat senang.

Yae tidak berbeda ketika di SMA. Ia tetep jadi idola di kampusnya dan jadi Miss (semacam ajang kayak miss universe tapi ini di kampus) mengalahkan beberapa wanita di kampusnya. Yae populer dan punya banyak teman. Namun melihat itu, Harumichi jadi khawatir,, khawatir kalau Yae tidaklah cocok untuknya. Apalagi Harumichi sekolah di sekolah yg isinya pria semua. Harumichi dikenalkan oleh teman2nya Yae. Harumichi berasa kaku ketika berkenalan dengan teman2nya. 

Kemudian salah 1 temannya Yae seperti mengejek Harumichi yg nantinya akan jadi abdi negara. Dan merasa tidak pantas untuk Yae. Mendengar hal itu Harumichi marah dan langsung menonjok temannya Yae didepan Yae. Yae kaget dan mencoba menenangkan Harumichi. Yae dan Harumichi menjauh dari teman2nya.

Yae dan Harumichi bertengkar. Harumichi gak suka sama karakter teman2nya, harusnya Yae menjauhinya..katanya. Tapi Yae menganggap Harumichi masih emosi. Harumichi kesal dengan sikap Yae dan meninggalkan Yae di pinggir jalan. Harumichi berjalan dengan sangat cepat.

Setelah bermeter meter jalan, Harumichi akhirnya sadar kalau ia keterlaluan terhadap Yae. Yae tidak salah. Harumichi mengalah dan dia mencoba telepon ke hp nya Yae, namun yang angkat malah orang lain. Ternyata Yae pingsan! ia tertabrak mobil ketika sedang mengejar Harumichi. Harumichi shock dan takut Yae kenapa2. Yae langsung dilarikan ke rumah sakit, Harumichi menjaganya seharian. Ibunya Yae datang dan dia kesal terhadap Harumichi kenapa ini bisa terjadi.

Setelah berhari2 di rumah sakit, akhirnya Yae sadar. Namun naasnya, Yae tidak ingat sama Harumichi! Yup, dia hilang ingatan hanya kepada Harumichi, kalau sama orang lain dia ingat. Itu membuat Harumichi sangat sedih, kesal, marah dan merasa bersalah sama diri sendiri. Namun, jadwal ia masuk ke asrama sebentar lagi. Ia mau gak mau harus segera masuk dan meninggalkan Yae dalam keadaan dia amnesia terhadap dirinya sendiri. Perasaan Harumichi sangat gundah.

Namun ia mencoba berusaha untuk membuat ingatan Yae pulih. Yaitu dengan cara terus2an kirim surat ke Yae beserta foto2 kenangan mereka berdua.

Naasnya, ketika Yae sudah di rumah dan mencoba mau baca surat2 untuknya dan melihat2 foto malah di larang sama ibunya. Yup, ibunya berusaha untuk menghilangkan tentang Harumichi di diri Yae. Surat2 yang selalu dikirim Harumichi di bakar oleh ibunya.

Akhir akhir ini Yae sedang berbunga2 karena dia naksir sama salah seorang dokter yang merawatnya. Dokter yang mengurusi Yae itupun juga menyukai Yae, mereka pun sama sama saling mencintai.

Harumichi yang selama ini di asrama tidak tahu menahu tentang perubahan perasaan Yae. Ketika Harumichi mendapatkan cuti, ia langsung ke rumah Yae sambil berniat melamar Yae. Namun, ketika sudah sampai di depan rumah Yae, Yae nya tidak ada di rumah. Ibunya yg menyambut Harumichi. Ibunya bilang Harumichi gausah kesini lagi. Ibunya mengatakan juga kalau percuma Harumichi kesini karena Yae sudah tidak mencintai Harumichi lagi, Yae kini sedang hamil, ia sudah menikah dengan seorang dokter. Harumichi sangat shock tiada tara dan dia memohon pada ibunya Yae agar bisa dipertemukan oleh Yae sekarang. Ibunya tidak bisa, ibunya kekeuh gamau merusak kebahagiaan Yae dengan hadirnya Harumichi sekarang, Harumichi menangis2 memohon namun tetap saja nihil, ibunya berfikir kalau dengan Harumichi Yae jadi tidak bahagia. Ibunya pun menutup pintunya sembari bilang kalau Harumichi jangan coba2 kesini lagi.

Pupus sudah harapan Harumichi meminang Yae, bahkan bertemu dengannya saja tidak bisa. Harumichi sangat putus asa..

Harumichi masih melanjutkan sebagai siswa calon pilot. Harumichi tidak sebahagia dulu lagi.

Beberapa tahun kemudian, rumah tangga Yae dan sang dokter beserta anak kecil laki2 yang lucu berusia balita terlihat bahagia. Yae jadi ibu rumah tangga dan tinggal di rumah suaminya yang besar.

Tapi suaminya selalu pulang malam bahkan makan malam buatan Yae sering gak di sentuh. Lalu sang suami cenderung cuek, gak pernah menanyakan tentang Yae dan anaknya.

Yae selalu sabar akan kelakuan suaminya walau selalu menyedihkan.

Puncaknya adalah mertuanya alias ibunya sang suami. Mertuanya secara terang2an tidak menyukai Yae dan ibunya Yae. Mertuanya lebih suka anaknya menikah dengan wanita yang pintar dan punya keturunan orang berada, sedangkan ibu Yae hanyalah pekerja buruh pabrik dan ayahnya sudah meninggal. Suami Yae hanya terdiam ketika ibunya berbicara tentang ketidaksukaan beliau ke Yae. Yae akhirnya menangis di depan mertuanya dan merasa harga dirinya diinjak2 oleh beliau. Yae memutuskan untuk pulang kerumah ibunya sambil bawa anak semata wayangnya itu yang bernama Tsuzuru.

Hidup Yae tidak berjalan mulus,,ia harus kerja demi menafkahi anaknya. Walau mantan suaminya itu masih bisa menafkahi, namun Yae menolak kalau hanya menerima uang dari mantannya itu. Yae bekerja banting tulang, anaknya dititipkan ke ibunya. Yae bekerja di pabrik makanan, naasnya ia di pecat karena pernah ambil cuti libur..padahal di perusahaan itu sedang tidak boleh ambil cuti. Yae sangat sedih,

Keluarga mantan suami berniat ambil anaknya dan mengurus mereka. Awalnya Yae tidak mau, ia akan kekeuh urusin anaknya. Tapi dilihat2 pekerjaan Yae yang tidak memungkinan dan ia baru saja dipecat dari pabrik, ia jadi kasihan sama anaknya. Alhasil, anaknya di serahkan ke keluarga suaminya. Sang anak nangis2 panggil mama nya dari dalam mobil, Yae pun mengejar mobil tersebut karena ia tidak rela dan sangat sedih harus berpisah dengan anaknya karena keadaan.

Beberapa tahun kemudian, Yae tinggal sendirian di sebuah apartement. Ia dapat pekerjaan tetap yaitu sebagai supir taxi. Ia supir wanita satu satunya. Ia belum menikah lagi. Sang anak sudah beranjak remaja, kini sudah SMA. Tsuzuru tipe yang pendiam dan banyak yg di sembunyikan.

Tsuzuru diam diam suka bertemu dengan seorang wanita penari di sebuah gedung. Seorang satpam di gedung tsb membantu Tsuzuru  agar bisa dengan mudah bertemu dengan seorang wanita penari tsb. Ketika Tsuzuru dijemput oleh mama nya, alangkah terkejutnya si satpam tersebut ketika melihat sosok mama nya Tsuzuru. 

"Ma, kenalkan ini paman Harumichi" kata Tsuzuru ke mamanya. Yae memberikan salam balik dan mengucapkan terimakasih telah menjaga anaknya selama ini.

Ya, satpam tersebut adalah Harumichi, kekasih Yae yang dahulu dan kini jadi ibunya Tsuzuru. Benar2 kebetulan yang sangat indah. Harumichi menangis melihat Yae barusan. Sudah 20 tahun lamanya semenjak kejadian itu.


Dulu Harumichi menyelesaikan sekolah penerbangannya dan berhasil jadi pilot. Ia bekerja di waktu yg lama di sebuah maskapai tentara. Lalu seorang wanita di kantornya kepincut oleh Harumichi. Mereka pun pacaran bahkan tunangan. Nama wanita itu Tsunemi.

Ada 1 hal dan yg lain, Harumichi keluar dari pilot dan sekarang jadi satpam di sebuah gedung. Ia selalu bertugas malam2 alias patroli malam. Tunangannya, Tsunemi tetap setia pada Harumichi.


Sekarang Harumichi galau dan perasaannya terbagi jadi dua,, antara Tsunemi dan Yae. Yae adalah cinta pertamanya yang belum selesai bahkan ia merasa sangat bersalah pada Yae. 

Makin lama Harumichi dekat dengan Yae. Ia tahu Yae sekarang kerja dimana, tinggal dimana dan status dia sekarang apa. Harumichi kadang merasa sedih kalau menatap Yae. Karena makin lama makin dekat, Yae pun jadi mencintai Harumichi. Namun apa daya, ternyata Harumichi sudah memiliki tunangan. Yae patah hati dan sangat sedih.

Harumichi merasa kalau ia adalah pria brengsek. Ia tidak bisa menentukan pilihan antara Tsunemi atau Yae. Tsunemi tau kalau Yae adalah masa lalu nya Harumichi, namun Harumichi tetap dengan pilihannya kalau ia harus meninggalkan Tsunemi. Tsunemi pun menangis melepas Harumichi.

Begitu juga dengan Yae. Harumichi tidak bisa menerima Yae. Alhasil Harumichi pergi keluar negeri dan mencoba menjalani cita citanya yg dahulu yaitu seorang pilot. Namun ia bekerja dari bawah dulu alias dari awal lagi.

Yae duduk di teras apartementnya ditemani anaknya. Sebelum Harumichi pindah, Harumichi sempat memberikan semacam walkman ke Tsuzuru. Tsuzuru mendengarkan musik, dan memberikan sebelah earphonenya ke ibunya. Ternyata Tsuzuru sedang mendengarkan lagu lawas Utada Hikaru - First Love. Seketika Yae mengingat hal2 yang terlupakan. Seiring dengan lantunan lagu First Love, Yae mengingat tentang Harumichi. Ya, Harumichi dan dirinya pas SMA. Bagaimana mereka saling kenal, pacaran, bahagia dan selalu terbayang senyumnya Harumichi.

Yae pun tak kuasa menahan tangis.

Ia menghampiri Harumichi di luar negeri sendirian. Syukurlah mereka bertemu dan Yae memberikan isyarat kalau ia sudah ingat semuanya tentang Harumichi. Mereka pun berpelukan dan bahagia.






SUCH A HAPPY ENDING !


Review :


Aaaaakkk bener2 bagus kaaan dan gak nyangka sama ceritanya.  Mending langsung aja deh nonton doramanya ketimbang baca sinopsis duluan hehehe.

Endingnya sih yang bener2 berkesan buat saya. Jadi gak ada yang namanya pertemuan yang kebetulan.

 Jadi ketika dari awal kita dikasih tau POV Yae yang menyukai Harumichi, ternyata itu salah. Yang menyukai duluan adalah Harumichi!. Mereka dulu ada di 1 kereta yang sama dan tujuan yang sama. Lalu karena Yae cantik, jadinya Harumichi naksir. Ya love at the first sight gitu. Kemudian Harumichi selalu nyari tau tentang Yae,, dia mau masuk SMA mana. Ketemulah SMA nya. Harumichi belajar mati2an biar bisa masuk ke SMA yang sama dengan Yae. Syukurlah dia berhasil masuk ke SMA yang sama. Padahal Harumichi itu anak yang nakal dan malas belajar.

Ia sangat senang bisa satu sekolah sama Yae, walau Yae gak ingat sama sekali pada Harumichi. Bahkan Harumchi masih menyimpan karcis kereta yang pernah di beliin sama Yae waktu itu (CMIIW).

Adegan itu tuh ter sweet yang pernah saya lihat. Bener2 sesuai judulnya, First Love. Ternyata yang benar2 mengalami first love itu ya Harumichi huhuhuhu.

Lalu adegan tersedih ada di Yae dewasa. Ketika dia jadi cleaning service di bandara sebelum jadi supir taxi, ia melihat barisan pramugari. Ia melihat dengan mata nanar dan tubuh agak lemas sembari memegang gagang pel ,, karena ia sepertinya ingat kalau dulu ingin sekali jadi pramugari. Tapi nasib berkata lain, ia malah jadi CS di bandara. Ketika ada seorang pengunjung memberikan gelas bekas minuman ke Yae yang sedang asik memandang barisan pramugari tersebut seolah2 menyadarkan Yae untuk jangan terlalu bermimpi dan jalanilah yang sekarang.

Sumpah, ini relate banget loh sama ibu2 diluar sana yang memilih jadi IRT full setelah menikah. Mereka yang dulunya waktu sekolah berprestasi, idola dll sirna sudah ketika sudah berumah tangga. Di dunia luar kita hanyalah kita yang sekarang, masa lalu kita gak akan diliat dan ga dipedulikan. Asli saya nangis pas adegan ini. Memang agak relate sama saya. Saya dulu punya cita2 juga ingin kuliah sastra inggris, tapi malah beda jurusan. Lalu pekerjaan saya gak ada yang berhasil alhasil saya memutuskan resign dan jadi full IRT. Iya, saya tau jadi full IRT juga ga buruk, insya allah baik. Namun kalau disuruh flashback, saya akan sedikit sedih mengingatnya dan selalu berandai2 "seandainya saya begini begitu dll"..namun penyesalan selalu datang belakangan. 

The real penyesalan.

Rating : 8.5/10

Selasa, 16 Mei 2023

Review Film "Eiffel...I'm In Love"

Hai assalamualaikum guys,,

Setelah gue update tulisan di sini mengenai cerita fiksi gue yang berjudul Love At School, gue akhirnya update lagi.

Awalnya gue sempet amaze sih karena gue baru inget punya blog ini hahaha. Alhasil yaudah deh gue pake lagi aja.

Sebenernya gausah lama2 pembukanya, langsung aja gue pengen review salah 1 film Indonesia yang dari lama pengen banget gue tulis. Mungkin ini film yang ga terlalu bikin kalian excited di era sekarang, karena ini film cukup jadul yaitu di tahun 2003 kalo ga salah. 

Dan gue yakin kalian2 yang kelahiran 90an pasti tahu lah film ini. Film genre romantis dan ada adegan di negara Paris nya.

Yup,,that's EIFFEL I'M IN LOVEt!!

Apa gue sesuka itu sama ini film? 

Hmm kalo ditanya begitu, gue bakal bilang SUKA aja. Ga yang suka banget. Ibaratnya makanan, film ini tuh comfort food buat gue.

Kalo di bandingin film Ada Apa Dengan Cinta? yang sama2 genre romance, latar belakang sekolah..yaa gue lebih milih Ada Apa Dengan Cinta?. Karena dia yang pertama dan ceritanya relate sama cewe2 diluar sana yang lagi falling in love. Sedangkan Eiffel, ga terlalu relate menurut gue. Kayak karangan imajinasi si pengarang aja,bukan berdasarkan kisah nyata di luaran sana.



Oke, karena gue abis rewatch film ini di tahun 2023 gue akan share disini.

Sinopsisnya kan :

Tita (Shandy Aulia) seorang gadis SMA kelas 1 yang bisa dibilang memiliki kehidupan sempurna. Punya keluarga yang hangat (orangtua, kakak laki2), punya kekasih yang cukup terkenal dan baik namanya Ergi (Yogi Finanda) dan punya sahabat2 yang care yaitu Nanda (Shakira Alatas) dan Uni (Saphira Indah).

Tapi.. dibalik kesempurnanya itu ternyata ibunya Tita itu posesif banget sama Tita. Gaboleh punya handphone, PP sekolah harus dianter sopir, gaboleh pacaran, gaboleh hangout2 dan sebagainya. Padahal kalo sama kakaknya, kak Alan (Tommy Kurniawan) mamanya ngebolehin apa aja. Ikut eskul basket, jalan2 dll. Apa karena dia laki2?. Itu yang ngebuat Tita jenuh dan kesel. 

Sampe akhirnya dia pacaran diam2 sama Ergi dan itu udah berlangsung selama 2 tahun. Ga mudah emang ngejalanin backstreet gitu..cuma bisa telepon2an malem2 dan pacaran dilingkungan sekolah aja.

Lalu kesialan Tita ga sampe disitu, Tita di suruh jemput temen papahnya di bandara pas hari sekolah. 

Pas sudah di jemput ternyata anaknya temen papahnya Tita itu orangnya galak banget, judes, ketus pokoknya ga ada baik2nya ke Tita. Hanya ke Tita. 

Awalnya Tita juga bingung kok dia bisa galak banget dan ga menyenangkan sama sekali. Anak itu bernama Adit.

Adit dan papahnya menginap di rumah Tita. Jadilah hari demi harinya Tita bagaikan neraka karena harus berinteraksi sama Adit.

Temennya Tita, Nanda berasumsi kalo Adit itu jodohnya Tita kelak. Makanya selama ini Tita gapernah dibolehin pacaran. Ditambah si Adit tidur di samping kamar Tita. Tita ketar ketir mengetahui hal itu, ia percaya kalo Tita dan Adit bakal di jodohin.

Tita pun menanyai langsung ke Adit apakah benar soal jodoh itu? Adit pun menjawab Iya dengan nada galak. Tita gak suka sama Adit walau tampan dan anak kuliahan. Adit menjawab santai dan bilang kalau mereka bakal nikah 3-4 tahun lagi. Tita jadi kepikiran Ergi.

Uni malah akrab sama Adit dan Adit berubah 180 derajat ke Uni,, bahkan mereka seolah2 kaya pacaran. Itu membuat Tita kesal dan aneh sama mereka.

Tita yang kesal, menantang Adit untuk menunjukkan pacarnya. Karena Tita tetap akan memilih Ergi dibanding Adit. Adit pun setuju. Mereka akan bawa pacarnya masing2 ke taman kota. Tita berfikir kalau Adit akan bawa Uni, eh ternyata Adit membawa seorang wanita bernama Intan. Katanya mereka sudah pacaran selama 2 tahun.

Oh ya Tita dibolehin pergi keluar malem2 sama mamanya karena diyakinkan sama Adit. Tita sangat senang karena ini adalah first date nya Tita dan Ergi selama pacaran.

Di taman kota, Intan malah ngespill rahasianya Adit. Intan itu hanyalah cewek bayaran untuk dijadiin pacar seharinya Adit, buat nunjukkin ke Tita aja. Intan adalah mantan pacarnya Adit. Intan bilang ke Tita, Adit itu kalo udah sayang sama cewek dia bakal jagain terus. Dan cewek yang Adit sayang hanyalah Tita seorang.

Nah disini kejadiannya. Adit terlihat sedang memukul Ergi sampai jadi bahan tontonan. Tita sangat sedih dan kesal sama Adit kenapa dia sebegitu bencinya sama Ergi dan seperti membenci Tita. Namun Adit menarik tangan Tita secara paksa dan menjauh dari Ergi.

Di tempat yang sepi Adit menjelaskan dengan lantang kalo Ergi itu udah selingkuh dibelakang Tita. Awalnya Tita ga percaya namun Tita ingat kalo dia pernah ngeliat cowo mirip Ergi di mall bareng cewek dan juga dari kemarin Tita selalu dikasih tau kalo Ergi ada affair sama temen sekelasnya Tita sendiri namanya Farah. Alhasil Tita merenung dan sedih. Adit kebingungan kalo Tita nangis terus.

Akhirnya Adit mencoba menenangkan Tita sambil liat kembang api diatas. Tita berterima kasih ke Adit, berkat Adit Tita jadi tau kebusukan Ergi selama ini.

Tita tetaplah Tita, seorang cewe yang polos. Walau ada Adit,itu ga mempan bagi dia. Tita jadi sedih dan galau karena harus putus dari Ergi. Tita coba curhat ke Adit yang ada malah kena omel karena Adit udah ngantuk berat. Adit lebih ke males ladenin cerita Tita mengenai Ergi karena dia gak suka sama Ergi bahkan dia menyuruh Tita jangan sampai balikan lagi sama Ergi.

Tita bingung sama sikap Adit yang melarang Tita balikkan. Namun lama2 Tita ngerasa naksir sama Adit,,lama lama Adit cakep juga,, gumam Tita. Tapi kan Adit sekarang lagi deket2nya sama Uni. Bahkan Adit menyimpan no handphone Uni, foto Uni di dompetnya dan pernah sengaja dateng ke sekolah Tita demi ketemu Uni. Lama2 Tita cemburu sama Uni. 

Persahabatan Tita dan Uni pun renggang. Tita hanya suka bercerita sama Nanda, namun apesnya Nanda selalu membocorkan rahasia Tita ke khalayak. Tita jadi merasa kesepian. Di tambah Adit dan papahnya akan kembali ke Paris sebentar lagi.

Tita sangat sedih karena akan ditinggal Adit. Beberapa hari sebelum ke Paris, Adit menjadi baik dan manis ke Tita. Gimana Tita ga kasmaran. Akhirnya pas Tita mengantarkan Adit ke bandara, Tita jujur kalo dia seneng dan setuju banget soal perjodohan dengan Adit dan dia menyukai Adit. Tanggapan Adit? hanya diam saja. Dia malah terkesan bingung karena masih memikirkan Uni.

Pasalnya Uni tiba2 dateng ke bandara bawain makanan pesenan Adit (Mc'donalds) lalu abis itu Uni kesel dan marah2 ke Adit dan Tita kalo ternyata mereka diem2 saling suka. Uni merasa terkhianati,, Uni pun pergi pulang meninggalkan mereka.

Tita kesal, disaat seperti itu Adit malah memikirkan Uni. Tapi di satu sisi senang karena sepertinya Adit dan Uni putus. 

Tita nangis dan sewot sendiri karena kesal. Alhasil Adit balik ke arah Tita dan mencium bibir Tita lalu berjanji kalo mereka akan ketemu lagi. Tita pun tersenyum.

Beberapa hari setelah kepergian Adit, Uni pun menghampiri Tita dan jelasin semuanya. Katanya selama ini dia dan Adit gak pacaran. Selama ini Uni hanya pura2 dan berhasil comblangin Tita dan Adit. Uni ceritain semuanya kalo selama ini dia selalu nanyain ttg Tita ke Uni. Dia bersikap marah marah ke Tita karena dia tuh bingung dan nervous sama Tita ditambah pas pertama ketemu Tita ga mengenali Adit sama sekali. Padahal Tita dan Adit tuh waktu kecil pernah main bareng dan janji kalo udah dewasa mereka bakal nikah. Janji itu yang masih diingat Adit sampe sekarang. Adit selalu sayang dan ingat sama Tita. Pokoknya semua hal2 yang dilakuin Adit ke Tita itu sebenernya rasa sayang dia ke Tita cuma malu ngungkapinnya.

Tita akhirnya percaya dan merasa ada titik terang antara hubungan dia dan Adit.. Dia berterimakasih sama Uni yang mau membantunya. Namun ia masih sedih karena Adit sekarang sudah pergi ke Paris dan gak tau kapan bakal ke Indonesia lagi. Tita jadi galau..

Akhirnya beberapa bulan kemudian, Tita diberi kesempatan untuk berkunjung ke Paris!. Gantian, keluarga Tita yang diundang ke rumah papahnya Adit. Tita sangat sangat senang ditambah itu momen valentine..dia sudah membayangkan akan menjalani hari romantis bareng Adit di menara Eiffel.

Sesampainya di Paris, Tita disambut dengan dekorasi kamar yang ia tempati dengan hamparan mawar putih, setangkai mawar merah dan sepucuk surat. Tita suka sekali.

Namun pertemuan pertama setelah sekian lama berpisah dengan Adit malah terkesan jelek. Tita dan Adit berantem marah2. Tita kesal karena Adit tidak menjemput Tita di bandara, lalu selama "LDR" Adit gapernah menghubungi Tita. Adit hanya menjawab ia sibuk sekali dengan urusan kuliahnya. Tita tetap saja kesal, Adit apalagi..ia malah makin kesal.

Ibunya Tita meluruskan,, alasan Adit gak bisa jemput Tita karna sibuk dekor kamar Tita dengan bunga bunga. Ia mengerjakannya sendiri. Lalu katanya nanti malam Adit akan ajak Tita makan malam berdua. Wahh Tita langsung kesemsem dong..yang tadinya kesel jadi senang. Yaudah Tita coba mastiin ke Adit. Mereka ngobrol 4 mata. Tita minta maaf soal tadi karena sudah marah2. Dan menanyakan perihal dinner yg di bahas bundanya Tita. Adit menjawab ketus "Iya nanti jadi dinner". Tita cerewet menanyakan dimana, jam berapa dll. Pokoknya Adit hanya menjawab tanya aja ke bundanya Tita, beliau tau semua. 

Malamnya, Tita dan Adit menuju ke restoran dengan pakaian formal. Mereka menuju ke restoran mahal alias berbintang. Tita agak kagok dan merasa gak nyaman. Padahal Adit udah berusaha romantis, baik dan booking tempat itu. Tapi Tita tetep ngerasa ga suka, kenapa ga ke resto biasa biasa aja. Kata Adit percuma dong jauh2 ke Paris malah pilih resto biasa. Semakin lama bergelut akhirnya Adit pasrah dan mereka keluar dari resto itu dan menuju ke menara Eiffel dalam keadaan belum makan. Adit terlihat kesal. Tita sangat senang melihatnya karena bagus banget pemandangan Eiffel di malam hari. Lama kelamaan Tita merasa kedinginan.. Adit tetap gak peduli, ia malah melempar jas ke arah Tita. Tita kesal dan ingin pulang saja.

Adit minta maaf dan mereka baikan lagi..

Adit akhirnya berbicara jujur kalo soal perjodohan selama ini hanyalah bohong. Itu akal2an Adit agar Tita ga kemana mana. Awalnya Tita kaget dan kesal, namun ia pasrah dan malah berterimakasih karena sudah dibohongin dan sekarang malah jatuh cinta beneran.

Mereka pun officially pacaran dan ciuman di depan menara Eiffel..

Setelah itu mereka dinner di McDonalds sana.

-Tamat-



Jujur ini film bikin gue nostalgia di zaman SMP kelas 1 or 2 gitu. Gue kagum sama pengarang novelnya si Rachmania Arunita yg bisa bikin cerita sebagus ini sampe bisa dijadiin film yg sangat laris. Gue sampe iri sama mba Rachmania karena gue juga suka nulis cerita waktu itu, ngarep bisa nulis kaya dia juga. 

Terus gue juga kagum sama sosok Shandy Aulia. Gimana ngga? dia artis baru dan udah dijadiin pemeran utama. Terus lawan2 dia adalah aktor dan aktris papan atas kaya Didi Petet, Tommy Kurniawan, Samuel Rizal, Saphira Indah dll. Menurut gue si Shandy ini keren banget. Umur dia setahun diatas gue kalo ga salah. Terus dia cantik dan body goals. Walau dia ga dandan alias bareface tetep aja cantik gitu, natural banget. Iya gue kaget ternyata dia masih kelas 3 SMP pas meranin Tita, bahkan udah ngalamin adegan kissing dan pergi ke Paris!! Wah bener2 deh beruntung banget. Gue inget waktu itu gue sok2an ikutin gaya ngomongnya Tita sampe jinjit2 hahaha dan gue kepengen beli celana training yang dipake Tita di sampul filmnya itu hahaha. 

Di filmnya juga pengambilan gambarnya aesthetic gitu terutama bagian Tita nya. Kayak  rumahnya, kamarnya dan penampilan Tita nya. Karena dia bodygoals, tinggi dan cantik jadi dipakein apa aja tuh cocok. Gue demen banget pas style dia ke bandara nganterin Adit.. dia anggun banget dan feminim,,karena biasanya dia pake celana jeans panjang kan. Terus gue jadi ikutin dan berandai2 kalo gue pake baju kaya si Tita juga yang di bandara bareng cowok yang gue taksir hahahaha. Di bandara itu dia pake atasan kaos u can see warna pink dusty gitu, rok putih agak panjang, flat shoes, tas selempang putih, jam tangan dan rambut di jepit ke belakang. Vibesnya kaya first date gitu deh.

Tapi kalo gue yang pake baju kaya gitu bisa2 kena omel dan di godain mas mas lewat..



Style Tita waktu di bandara. Sorry ga HD :(

Setelah gue rewatch, selain Tita gue juga suka sama penampilan salah 1 temennya Tita yaitu Nanda (Shakila Alatas). Dia penampilannya tomboy karena dikuncir kuda gitu tapi muka dia yg manis dan agak kearab2an jadinya malah keren plus manis jadi 1 hahaha. Apalagi pas dia pake baju sekolah kan. Terus cara ngomong dia yg ceplas ceplos, tomboy, lemes dan ember malah bikin dia keren ahahaha padahal temen kaya gitu kadang ngeselin.




Nanda yang diperankan oleh Shakila Alatas. Love your style sist!

Tapi gue ga begitu ngefans sama Shandy Aulia ataupun Samuel Rizal. Jadi kaya biasa aja gitu,,cuma suka sama peran yang Shandy peranin di Eiffel I'm In Love. Menurut gue dia cukup berhasil ngebentuk sosok Tita di filmnya. Btw gue jadi penasaran sama novelnya.. apa gue beli aja ya hehehe.
Oh iya ga luput juga OST nya yang di ambil alih sama Melly Goeslaw. Setelah dia berhasil di AADC sekarang ambil juga di Eiffel.. Vibes dan warna musiknya sama tapi tetep ikonik antara AADC dan Eiffel. Suka banget sama OST nya bahkan Melly disini duet sama orang Parisnya loh.

Oke, lanjut ke reviewnya. Jadi setelah dari sinopsis itu kan gue bagi jadi beberapa bagian review.

Oh iya ini berdasarkan review pribadi yah jadi no hate banget apalagi yang ketrigger mending gausah baca daripada kesulut. Oke?

1. Kisah percintaan antara Tita dan Ergi

Oke disini mas Yogi Finanda berhasil meranin Ergi cowo playboy dan brengsek di film ini. Walau dia ganteng tapi dari gestur, mimik suara bisa pas banget meranin cowo penipu bagi Tita. Kalo sama Tita dia baik, penyayang, sabar dan care..giliran diluar dia malah asik selingkuh bahkan berani sampe2 nyewa seorang wanita dewasa di sebuah apartemen padahal masih SMA. Tapi disini gue agak menyayangkan porsi kegalauan Tita setelah dia tau dia di khianati Ergi dan berakhir putus. Gue seneng Tita tegas dan memilih buat ga balikkan sama Ergi sampe2 si Ergi mohon2 buat dimaafin dan balikkan. Cuma lebih tepatnya dia ga terima sih di pukul2 sama Adit dan kepergok pernah selingkuh sama Intan. Cuma disini kan Tita masih kelas 1 SMA yah, gue pengen gitu dia galau berat..galau segalau galaunya dan sedih abis.. kayak ala ala korean drama vibes lah..dia termenung dan me time gitu. Ya even ada Adit tapi tetep aja gitu kan selama ini dia pacaran 2 tahun sama Ergi tanpa ada masalah. Gue pengen Tita bener2 menghayati dia sedih banget. Tapi yang ada dia hanya nangis2 di kamar sendirian dan curhat ke Adit, udah. Terus dengan cepetnya dia langsung bangkit dan naksir sama Adit. Yaa oke gue tau ini tuh film bukan sinetron jadi ya mikirin durasi juga hehehe. Jadi maksudnya tuh gue pengen realistis aja sama kehidupan cinta anak SMA yang lagi labil dan gampang ke trigger. Gue pengen dia bener2 ngerasain kecewa dan sedih sama sikap Ergi dan harus putus dengan cara begini. Oh iya ada yang nonton versi Extended? Disitu ternyata Ergi nyamperin Tita ke bandara loh. Wow. Bener2 ya Ergi ga terima di putusin dan ga terima Tita jadinya sama Adit. Ergi berubah pikiran, dia jadi nyesel kali yah. Coba gitu lebih dramatis, yaitu selama Adit pergi ke Paris dia berusaha buat deketin Tita lagi. Eh tapi gabisa denk, kan Tita banyak pawangnya. Uni, Nanda dan Farah yang berbalik arah malah jadi melindungi Tita dari Ergi.

2. Adit dan Uni

Oke gue tau hubungan mereka dibuat biar meyakinkan Tita dan juga kita sebagai penonton kalo Adit beneran pacaran sama Uni yang notabene sahabatnya Tita sendiri. Tapi pada akhirnya kita tau kan kalo ternyata itu semua tipuan.. dengan entengnya Uni ngomong kalo itu taktik biar Tita dan Adit berhasil di comblangin Intinya selama ini Adit selalu menanyai Tita ke Uni. Tapi menurut gue agak too much.. masa sampe di bandara pas Adit mau balik ke Paris pun dia tetep kepikiran Uni dan malah cuekin Tita dan ngediemin ungkapan cintanya Tita. Kan aneh menurut gue.. disini yang labil malah si Adit. Sebenernya dia suka sama Tita bahkan keliatan ketika di pesta kembang api.. tapi kok tau2 ngerasa ga enak sama Uni?? Masa sebegitunya mau bikin Tita cemburu hahaha. Gile sih. Bahkan sampe nyimpen fotonya Uni di dompet. Padahal katanya dia sama Uni ga pacaran dan cuma jadiin Uni sumber berita ttg Tita doang, Tapi demi ngeyakinin penonton kali yah kalo Adit dan Uni tuh beneran pacaran dan berhasil bikin Tita cemburu. Hmm menurut gue malah bikin si Adit terkesan labil dan mainin perasaan Tita.




3. Sikap Tita di Paris

Terutama pas dinner. Ajigileee Tita disini bener2 redflag banget ga sih hahaha. Udah diajak makan malem di restoran berbintang dan romantis eh malah di tolak. Ibarat anak kecil Tita tuh rewel banget pengen makan di KFC aja. Wajar banget si Adit kesel. Adit mewakili perasaan penonton banget tuh pas dia kesel ke Tita hahaha. Mana bawel banget lagi si Titanya.. dingin lah, laper lah, cape lah, ga diperlakukan romantis lah. Jadi si Tita ngeluh mulu. Kenapa sih momen di Paris gitu yang menurut gue moment of truth nya film ini malah cuma diisi keluhan si Tita yang maaf2 kaya anak kecil. Udah gitu Adit sebagai cowo yang lebih dewasa gabisa ngimbangin juga, malah ikutan marah marah. Jadi selama di Paris isinya berantem > baikan > berantem lagi > baikan lagi.. dah gitu aja terus.

4. Kissing Scene

Gue ngerasa adegan kissing nya tuh ga di barengin sama sikap Tita dan Adit yang romantis. Menurut gue dari segi dialognya kurang dan jadinya chemsitry mereka ga dapet. Mereka kissing 2 kali.. di bandara dan menara eiffel. Pas di bandara, Adit pamit pergi gitu aja tanpa rasa sedih sama sekali. Kayak say bye ke temen aja "Udah ya, Adit jalan.. daah" sambil senyum merekah pula. Ini juga yang bikin gue aneh sih hahaha. Padahal sebelumnya abis berantem sama Tita. Terus si Tita sewot sendiri kan.. kaya anak kecil dah sewotnya hahaha. Kaya gerutu sendiri.. eh disamperin Adit dan di cium. Menurut gue itu terlalu cepet, ga ada ancang2nya dulu. Apa mungkin itu ciri khas nya Adit? karena pas di Eiffel juga gitu, dia tau2 cium Tita tanpa aba aba. Itu juga dialognya menurut gue kurang bgt pas sebelum kissing. Kaya keliatan buru2 tuh adegan..kayak "buruan cium gue". Maaf ya adegan kissingnya menurut gue ga dapet bgt romantis dan chemistry nya.

5. Extended Version

Ada yang nonton extendednya? Yup versi durasi panjangnya. Tapi menurut gue sih bagusan yang bukan versi extendednya hehehe. Karena ceritanya terlalu bertele tele dan ga ada something missing yang bikin kita bergumam "Oooh ternyata begitu toh aslinya". Seperti adegan Farah yang mencoba kasih penjelasan ke Tita mengenai Ergi. Tapi ujung2nya Tita udah keburu marah dan kesel duluan sama Farah dan merasa di khianati Farah. Endingnya? yaa tetep si Farah gabisa jelasin kebenaran tentang Ergi. Mungkin biar si Adit kali yah yang jelasin. Farah cuma kaya jadi mukadimahnya aja. Hmmm, makanya menurut gue porsi si Farah udah bagus pas film yang bukan extended. Walau disitu di jelasin pas Ergi di hajar sama Adit, Farah jelasin ttg kebusukan Ergi ke Tita dan Tita berterimakasih sama Farah dan minta maaf juga. Menurut gue buat apa Farah cape2 jelasin di awal kalo ternyata yaa Tita dan Ergi bakal putus karena di kasih tau Adit. Poor Farah..

Terus ada adegan seorang cowo yang agak gemuk jadi pemuja rahasianya Tita.. dia cuma berani kasih surat ke Tita lewat Nanda dan memandang jauh aja. Terus si secret admirer itu nyerah karena udah ngeliat Tita pacaran sama Ergi. Nah kan ada adegan si Tita baca surat tuh cowo..tapi di baca doang,,abis itu udah.. hah? gitu doang?? lah tanggepan lo apa Ta setelah baca surat cowo yang memuja lo diam2? disitu tuh ga ada bahas gituan hahahaha. Yang ada malah penjelasan dari Nanda kalo ada cowo yang diem2 naksir Tita.. reaksi Tita agak kaget doang ya karena dia ga kepikiran bakal ada pemuja rahasia dan dia juga udah punya Ergi. Menurut gue itu wasting time banget dan gaperlu ada adegan itu even itu di extended ya.

Yup menurut gue segitu aja review dari gue tentang film Eiffel i"m in love ini. Dan dia ada Eiffel i'm in love 2 loh.. pemerannya masih sama Shandy Aulia dan Samuel Rizal. Terus ada Tommy kurniawan, Shakira Alatas dan Saphira Indah. Paling yang ga ada ya Yogi Finanda, Rianty Catwright, alm Didi Petet. Ceritanya yang ke 2 menurut gue kaya reuni dan ga beda jauh sama part 1 nya, yaitu seperti Tita minta kejelasan ke Adit sampe samperin ke Paris, terus di bantuin sama sahabatnya, Uni yang nikah sama Kak Alan. Dan ada sosok baru atau pemeran baru di film itu yang bakal bikin Tita dan Adit galau buat nerusin hubungan mereka. Kaya gitu aja sih,, udah ketebak lah endingnya gimana. Walau gue tuh penasaran sama Tita dan Adit kalo pacaran gimana,, karena di part 1 kan ga diliatin hehehe. Gw pengen tau apakah sikap Tita dan Adit berubah karena mereka udah officially pacaran bahkan tunangan.

Chemistry mereka emang fave banget dikalangan remaja kayanya,, jadinya dibikin film lagi buat mereka berdua yang berjudul Apa Artinya Cinta. Produsernya sama dan pengisi OST nya pun sama yaitu Melly Goeslaw. 

Oh iya kalian pada tau gak kalo Eiffel i'm in love ada part 2 nya dari si pengarang novel Rachmania Arunita? 
Bukan, bukan yang gue ceritain diatas..tapi pemainnya beda lagi. Judulnya LOST IN LOVE dan pemainnya beda semua. Sutradaranya aja mba Rachmania sendiri. Pemainnya adalah Pevita pearce (Tita),Richard Kevin (Adit), Arifin Putera (Alex). Bener2 beda semua sama yang part 1. LOST IN LOVE juga di filmkan di bioskop. Dan Lost In Love juga ternyata ada novelnya. 




Gue bakal jelasin sinopsis LOST IN LOVE YA.

Cerita ini bener2 full di Paris. Tita dan keluarganya lagi berlibur ke Paris dalam waktu yang lama, makanya Tita cuti sekolah.Tita udah officialy pacaran sama Adit dan mereka kemana2 bareng. Namun sikap Adit masih aja angkuh, jutek dan pemarah ke Tita. Tita juga masih manja manja dan iri sama pasangan yang diberlakukan romantis sama pasangannya. Jujur Tita ngerasa kesel sebenernya sama sikap Adit yang begitu. Orangtua Tita dan papahnya Adit sibuk mengurusi pembukaan restoran makanan Indonesia disana. Sedangkan kak Alan, sibuk berteman dengan teman2nya dari kedutaan. Adit, sibuk kuliah karena sebentar lagi skripsi.
Tita malah kesepian. 
Namun ia ikut pergi ke pembukaan restoran keluarganya. Mama nya wanti2 agar Tita disana jangan macam macam dan rewel. Tita janji. Tita juga senang karena disana ada Adit dan teman2nya.. siapa tau Adit bakal mengenalkan Tita ke temannya. Itu berarti Adit serius sama Tita kan.

Setelah sampai di restoran, naas nya Tita diperlakukan gak enak sama Adit. Ketika Tita menghampiri Adit di meja dia bareng temen2nya dengan perasaan malu,, Adit malah bersikap cuek dan diam saja. Ia hanya melihat ke arah Tita sebentar. "Ini temen2 lo ya dit?" kata Tita malu. Salah satu temennya Adit ngomong pake bahasa Prancis ke Adit dan seperti mengejek Tita. Lalu temennya Adit mempersilahkan Tita untuk duduk. Ketika mau duduk, kursinya malah di tarik oleh Adit dan ia mengusir Tita. Ia menyuruh Tita pergi ke tempat bundanya Tita saja. Tita shock atas perlakuan Adit yang begitu..dia kesel dan marah2 ke Adit. Berarti itu tandanya Adit ga serius sama Tita karena ga diperbolehkan ikut kumpul di meja itu. Alhasil Tita pergi keluar dari restoran karena kesal. Dia seperti tidak ada yang memperhatikan.

Karena perasaan emosi dan sedih sama semua orang akhirnya dia pergi menjauh bareng supirnya menggunakan mobil. Tita minta berhenti di salah 1 kafe..namun disana ia mendapati kesialan dan lari kabur dari kafe. Eh yang ada Tita malah kesasar sangat jauh sekali. Ditengah2 kesasarannya Tita ia bertemu Alex, cowok yang dia temui di kafe tadi. Alex berbicara bahasa inggris,  sedangkan Tita bahasa inggrisnya standard. Alex berniat membantu Tita balik ke rumahnya tapi Tita gak mau.. Yaudah mereka berdua jalan2 walau dengan perasaan kesal, takut, bahkan sesekali mereka bertengkar.

Waktu terus bergulir, waktu sudah malam..Bunda nya Tita cemas sama Tita, kemana dia kok sudah malam belom pulang. Ia meminta tolong Adit untuk mencari Tita. Adit sadar kalo Tita kabur karena dirinya.. ia mencari2 ke penjuru kota tapi tetap nihil.
Satu2nya clue hanyalah dari pak supir yang bilang terakhir kali Tita minta diajak pergi ke sebuah kafe. 

Di sisi lain, Tita masih jalan2 ga menentu.. tapi untung saja ada Alex dan dia mau membantunya. Bahkan di ajak ke rumah Alex. Alex meminjami telepon agar ia telepon orang rumah tapi yang ada dia malah menelepon sahabat2 sekolahnya di Jakarta. 

In the end, Tita akhirnya mau pulang ke rumah diantar Alex ke kafe terakhir itu. Setelah berpisah, Tita malah kaget bertemu dengan pramusaji kafe tersebut dan kabur.. ya lagi lagi dia kabur karena takut..lalu Tita menabrak tiang jalan dan pingsan. Alex yang melihat itu langsung membawanya ke rumah sakit.

Tita siuman..yang di dekat dia ada Adit yang menunggunya. Adit menjelaskan kenapa Tita bisa dibawa ke RS. Lalu Tita menanyai keberadaan buku diary nya. Adit merasa kesal kenapa Tita sebegitu pengennya cari buku diary dia. Tita jawab karena hanya buku diary dia yang mengerti tentang Tita. Adit kesal, ia hampir mau keluar kamar RS.

Tita merasa kesal dan mengeluarkan kata2 yang membuat Adit sadar.. Tita bilang ini semua gak akan kejadian kalau Adit ga memperlakukan dia seperti itu (waktu di resto orangtuanya). Bahkan Adit ga ada niatan meminta maaf. Adit sangat kaku..dia gabisa memperlakukan Tita sebagaimana sepasang kekasih pada umumnya. 
Adit sadar dia sudah keterlaluan ke Tita dan mencoba membuat Tita ga marah lagi. Disaat perbincangan itu, orangtua, kakak Tita dan papah Adit mendengar semua obrolannya. Ternyata selama ini Tita dan Adit pacaran. Para orangtua gak tau hubungan mereka selama ini. Jadi karena semua pada bertanya2, Adit pun jujur dan menjelaskan ke mereka semua kalau iya Adit dan Tita pacaran, Adit yang suka duluan ke Tita dan Adit mencoba memohon restu ke ortunya Tita..lalu Adit minta maaf sebesar2nya ke mereka dan papa nya. Syukurlah ortu Tita setuju. Walau disitu Tita kaget banget dengan pernyataan Adit yang seberani itu.

Setelah itu tak disangka juga kalau Alex datang menjenguk. Namun, Adit malah gasuka sama kedatangan Alex. Bukan tanpa alasan, Alex ternyata adalaha mantan sahabat Adit yang berkhianat. Setelah Adit keluar ruangan dengan perasaan kesal, Alex menjelaskan semuanya ke Tita kenapa Adit membencinya. Jadi, Alex pernah pacarin pacarnya Adit waktu itu, Intan. Adit sangat membenci Alex karena berasa di khianati. Lalu Adit kesal pas tau Tita juga mengenalnya apakah Tita juga akan direbut oleh Alex? Oh iya ternyata Alex bisa bahasa Indonesia.

Besoknya setelah Tita sembuh, ia pergi ke rumah Alex sambil membawa buku diary. Ia mengobrol sebentar sama Alex dan minta pertanggung jawaban supaya Adit ga marah lagi. Kemudian Tita merasa sedih karena kunci diary dia hilang. Lucky, ibunya Alex bisa memberikan kunci diary untuk Tita yang baru. Karena ibunya Alex yang membuat diary tersebut,

Perjalanan pulang dari rumah Alex, Tita membuka diary nya di dalam mobil. Ia kaget melihat ada sebuah tulisan. Ya, tulisan Adit. Adit menulis panjang di diary itu. Inti dari isi diary itu adalah Adit sebenernya merasa bersalah banget, ia sangat khawatir pas tau Tita belum pulang. Adit mencari keliling2 kota Paris sampai malam tapi gak ketemu juga. Adit sebenernya sayang banget sama Tita tapi maaf ga bisa menyatakannya langsung. Adit emang kaku orangnya.. tapi yang terpenting Adit mencintai Tita.

Membaca itu membuat Tita sangat sedih dan menangis tersedu2. Ternyata Adit sesayang itu sama Tita, dia ga membenci Tita.

Tita diberi kejutan oleh Adit,, Ia diajak makan romantis oleh Adit. Kemudian ia diajak ke sebuah pertunjukkan teater. Setelah menontonnya, Adit menyuruh Tita pakai baju semacam gaun putih dan Adit memakain tuxedo hitam.

Disitu Adit berjanji akan selalu sayang dan cinta sama Tita dan akan menikahi Tita. Mendengar itu Tita kesemsem dan sangat senang sekali. Alhasil Adit melamar Tita sekali lagi.

Tita kembali ke Indonesia dan memberikan kabar bahagia ke sahabat2nya di Indonesia.

Long short story akhirnya mereka menikah. Alex bahkan Intan datang ke acara pernikahan Tita. Sepertinya mereka bakal balikan buat pacaran. 

And happy ending.


Yup, cerita Lost In Love tuh bener2 jadi endingnya Eiffel I'm In Love. Ending dari cerita Tita dan Adit. Sebenernya pasti udah taulah mereka bakal menikah, tapi dikasih ujian dulu sebelum menuju kesitu. Terus dari judulnya ada kata "Lost" dan ada pemeran baru yaitu Alex, jadi bisa di tebak juga kayanya Alex bakal jadi pihak ketiga dan selalu nemenin Tita kemana2.

Jujur ceritanya agak,, hmm kalo gw kasih rating sih gw kasih 6.5/10. Maaf banget, ga terlalu memuaskan buat gue walau disitu si Pevita Pearce masih imut banget. Tapi tatanan kota di Paris, property dan akting pemeran pendukungnya bagus banget. Buat gue ini film luar negeri terniat dan berasa banget konservatif di kota Paris nya. Ditambah mba Rachmania berani pakai pemeran film yang sudah terkenal dan senior.

Tita disini juga kurang ekspresif dan terlalu singkat dengan segala apa yang terjadi. Contohnya aja kaya tau2 Alex bisa bahasa indonesia, dia ga kaget sama sekali. Harusnya kan dia marah karena selama dia nyasar dia kesulitan bahasa prancis dan inggris. Terus Adit disini juga galak banget hahaha, lebih galak dari Adit nya Samuel Rizal. Bener2 teges banget. Mungkin karena aslinya Richard Kevin yang meranin Adit udah dewasa banget sedangkan Pevita masih belasan tahun, jadi ngejomplang. 

Gue jadi mikir pas Lost In Love yang main tetep Shandy dan Samuel bakalan gimana ya hahaha sedangkan di film itu Tita diharusnkan lari2an terus. Ga kebayang sih gue tapi pasti tantangan banget buat Shandy. Sayangnya ga diambil peran itu.

Yah overall lumayan bagus deh nih film. Mungkin ini film pertamanya Rachmania Arunita jadinya maaf masih agak2 standard gitu pengambilan gambar dan tone filmnya.

Namun sebenernya agak ga adil gue mereview film ini karena gue belom pernah baca novelnya. Katanya di novelnya bagus dan karakter Tita ga semanja di film. Jujur gue penasaran pas baca komentarnya.. pengen beli novelnya.
Eiffel i'm in love ini jadi saksi masa2 remaja gue.. gue suka sama film ini bahkan sampe sekarang gue kepikiran kan buat rewatch film ini. Cukup memuaskan film Eiffel ini. Film santai yang cocok di tonton saat santai.

Oke guys segitu dulu review filmnya. Maaf banget kalo banyak kurangnya, salah salah kata, tulisan berantakan, info yang kurang dan sebagainya. Bolehlah kita diskusi di kolom komentar hehehe.

Sekian dulu ya guys, sampai ketemu lagi. Thankyou so much.

Wassalamualaikum wr wb.