"First Love"
Dorama besutan Netflix di tahun 2022 ini sukses bikin pecinta dorama atau bukan, terenyuh dan memberikan nilai bagus sebagus2nya pada dorama ini. Ceritanya hangat, bagus, emosional dan bikin happy ending sehingga membuat kesan yg baik buat para penonton.
Jujur, saya juga merasa demikian. Padahal mereka mengangkat cerita yang klise, yaitu flashback waktu bertemu cinta pertama dan mencoba memperbaiki semuanya sampai akhirnya yaa tau sendiri lah ya endingnya gimana. Padahal mereka sudah menjalani hidup masing masing.
Namun, jalan ceritanya dikemas berbeda sehingga bikin orang penasaran terus dan lama2 terenyuh sama karakter2 mereka. Jadi walau ceritanya klise, tapi pengemasan ceritanya gak klise. Karena tadinya kalau jalan ceritanya biasa aja, alurnya lambat dll saya juga ga bakalan mau nonton hahaha.
Jujur ceritanya ini kayak flashback. Temen saya yang seumuran saya pun setuju sama saya,, ya, kami berumur 30 saat ini. Di cerita First Love pun di ceritakan berumur 30 tahun lebih kan. Makanya saya nangis karena penggambaran karakternya bisa relate dan pas banget sama saya (dan teman saya).
Oke, disini saya mau review namun sebelumnya saya mau buat sinopsis dulu. But, sinopsis ini mengandung spoiler yah. Yang gamau kena spoiler mending skip.
SINOPSIS
Alur di drama ini adalah alur maju mundur, namun saya akan ceritakan dari awal mereka remaja dahulu.
Yae Noguchi adalah gadis SMA yang cantik, kalem, pintar dan populer. Ada beberapa laki2 yang menyatakan cinta padanya namun di tolak. Yae hanya menyukai seorang anak laki2 yang seangkatan dengannya. Laki laki itu tipikal murid bandel, begajulan bahkan perokok namun ia jago dalam hal olahraga yaitu basket, namanya Harumichi. Yae menyukai Harumichi.
Lucky, Harumichi juga menyukai Yae. Jadilah mereka pacaran. Lagu Utada Hikaru - First Love jadi saksi mereka. Lagu itu terkenang bagi mereka.
Yae terobsesi ingin jadi pramugari. Harumichi berfikir ia akan jadi pilot. Maka dari itu mereka LDR ketika lulus SMA. Yae kuliah di sebuah universitas jurusan sastra inggris sedangkan Harumichi di sekolah penerbangan. Awalnya mereka sulit menjalani LDR, karena rasa kangen yang selalu menyiksa mereka. Namun semua akan manis jika mereka bisa bertemu setelah sekian lama. Harumichi bisa menemui Yae setelah 6 bulan lamanya. Harumichi menemui Yae di kampusnya dan Yae sangat senang.
Yae tidak berbeda ketika di SMA. Ia tetep jadi idola di kampusnya dan jadi Miss (semacam ajang kayak miss universe tapi ini di kampus) mengalahkan beberapa wanita di kampusnya. Yae populer dan punya banyak teman. Namun melihat itu, Harumichi jadi khawatir,, khawatir kalau Yae tidaklah cocok untuknya. Apalagi Harumichi sekolah di sekolah yg isinya pria semua. Harumichi dikenalkan oleh teman2nya Yae. Harumichi berasa kaku ketika berkenalan dengan teman2nya.
Kemudian salah 1 temannya Yae seperti mengejek Harumichi yg nantinya akan jadi abdi negara. Dan merasa tidak pantas untuk Yae. Mendengar hal itu Harumichi marah dan langsung menonjok temannya Yae didepan Yae. Yae kaget dan mencoba menenangkan Harumichi. Yae dan Harumichi menjauh dari teman2nya.
Yae dan Harumichi bertengkar. Harumichi gak suka sama karakter teman2nya, harusnya Yae menjauhinya..katanya. Tapi Yae menganggap Harumichi masih emosi. Harumichi kesal dengan sikap Yae dan meninggalkan Yae di pinggir jalan. Harumichi berjalan dengan sangat cepat.
Setelah bermeter meter jalan, Harumichi akhirnya sadar kalau ia keterlaluan terhadap Yae. Yae tidak salah. Harumichi mengalah dan dia mencoba telepon ke hp nya Yae, namun yang angkat malah orang lain. Ternyata Yae pingsan! ia tertabrak mobil ketika sedang mengejar Harumichi. Harumichi shock dan takut Yae kenapa2. Yae langsung dilarikan ke rumah sakit, Harumichi menjaganya seharian. Ibunya Yae datang dan dia kesal terhadap Harumichi kenapa ini bisa terjadi.
Setelah berhari2 di rumah sakit, akhirnya Yae sadar. Namun naasnya, Yae tidak ingat sama Harumichi! Yup, dia hilang ingatan hanya kepada Harumichi, kalau sama orang lain dia ingat. Itu membuat Harumichi sangat sedih, kesal, marah dan merasa bersalah sama diri sendiri. Namun, jadwal ia masuk ke asrama sebentar lagi. Ia mau gak mau harus segera masuk dan meninggalkan Yae dalam keadaan dia amnesia terhadap dirinya sendiri. Perasaan Harumichi sangat gundah.
Namun ia mencoba berusaha untuk membuat ingatan Yae pulih. Yaitu dengan cara terus2an kirim surat ke Yae beserta foto2 kenangan mereka berdua.
Naasnya, ketika Yae sudah di rumah dan mencoba mau baca surat2 untuknya dan melihat2 foto malah di larang sama ibunya. Yup, ibunya berusaha untuk menghilangkan tentang Harumichi di diri Yae. Surat2 yang selalu dikirim Harumichi di bakar oleh ibunya.
Akhir akhir ini Yae sedang berbunga2 karena dia naksir sama salah seorang dokter yang merawatnya. Dokter yang mengurusi Yae itupun juga menyukai Yae, mereka pun sama sama saling mencintai.
Harumichi yang selama ini di asrama tidak tahu menahu tentang perubahan perasaan Yae. Ketika Harumichi mendapatkan cuti, ia langsung ke rumah Yae sambil berniat melamar Yae. Namun, ketika sudah sampai di depan rumah Yae, Yae nya tidak ada di rumah. Ibunya yg menyambut Harumichi. Ibunya bilang Harumichi gausah kesini lagi. Ibunya mengatakan juga kalau percuma Harumichi kesini karena Yae sudah tidak mencintai Harumichi lagi, Yae kini sedang hamil, ia sudah menikah dengan seorang dokter. Harumichi sangat shock tiada tara dan dia memohon pada ibunya Yae agar bisa dipertemukan oleh Yae sekarang. Ibunya tidak bisa, ibunya kekeuh gamau merusak kebahagiaan Yae dengan hadirnya Harumichi sekarang, Harumichi menangis2 memohon namun tetap saja nihil, ibunya berfikir kalau dengan Harumichi Yae jadi tidak bahagia. Ibunya pun menutup pintunya sembari bilang kalau Harumichi jangan coba2 kesini lagi.
Pupus sudah harapan Harumichi meminang Yae, bahkan bertemu dengannya saja tidak bisa. Harumichi sangat putus asa..
Harumichi masih melanjutkan sebagai siswa calon pilot. Harumichi tidak sebahagia dulu lagi.
Beberapa tahun kemudian, rumah tangga Yae dan sang dokter beserta anak kecil laki2 yang lucu berusia balita terlihat bahagia. Yae jadi ibu rumah tangga dan tinggal di rumah suaminya yang besar.
Tapi suaminya selalu pulang malam bahkan makan malam buatan Yae sering gak di sentuh. Lalu sang suami cenderung cuek, gak pernah menanyakan tentang Yae dan anaknya.
Yae selalu sabar akan kelakuan suaminya walau selalu menyedihkan.
Puncaknya adalah mertuanya alias ibunya sang suami. Mertuanya secara terang2an tidak menyukai Yae dan ibunya Yae. Mertuanya lebih suka anaknya menikah dengan wanita yang pintar dan punya keturunan orang berada, sedangkan ibu Yae hanyalah pekerja buruh pabrik dan ayahnya sudah meninggal. Suami Yae hanya terdiam ketika ibunya berbicara tentang ketidaksukaan beliau ke Yae. Yae akhirnya menangis di depan mertuanya dan merasa harga dirinya diinjak2 oleh beliau. Yae memutuskan untuk pulang kerumah ibunya sambil bawa anak semata wayangnya itu yang bernama Tsuzuru.
Hidup Yae tidak berjalan mulus,,ia harus kerja demi menafkahi anaknya. Walau mantan suaminya itu masih bisa menafkahi, namun Yae menolak kalau hanya menerima uang dari mantannya itu. Yae bekerja banting tulang, anaknya dititipkan ke ibunya. Yae bekerja di pabrik makanan, naasnya ia di pecat karena pernah ambil cuti libur..padahal di perusahaan itu sedang tidak boleh ambil cuti. Yae sangat sedih,
Keluarga mantan suami berniat ambil anaknya dan mengurus mereka. Awalnya Yae tidak mau, ia akan kekeuh urusin anaknya. Tapi dilihat2 pekerjaan Yae yang tidak memungkinan dan ia baru saja dipecat dari pabrik, ia jadi kasihan sama anaknya. Alhasil, anaknya di serahkan ke keluarga suaminya. Sang anak nangis2 panggil mama nya dari dalam mobil, Yae pun mengejar mobil tersebut karena ia tidak rela dan sangat sedih harus berpisah dengan anaknya karena keadaan.
Beberapa tahun kemudian, Yae tinggal sendirian di sebuah apartement. Ia dapat pekerjaan tetap yaitu sebagai supir taxi. Ia supir wanita satu satunya. Ia belum menikah lagi. Sang anak sudah beranjak remaja, kini sudah SMA. Tsuzuru tipe yang pendiam dan banyak yg di sembunyikan.
Tsuzuru diam diam suka bertemu dengan seorang wanita penari di sebuah gedung. Seorang satpam di gedung tsb membantu Tsuzuru agar bisa dengan mudah bertemu dengan seorang wanita penari tsb. Ketika Tsuzuru dijemput oleh mama nya, alangkah terkejutnya si satpam tersebut ketika melihat sosok mama nya Tsuzuru.
"Ma, kenalkan ini paman Harumichi" kata Tsuzuru ke mamanya. Yae memberikan salam balik dan mengucapkan terimakasih telah menjaga anaknya selama ini.
Ya, satpam tersebut adalah Harumichi, kekasih Yae yang dahulu dan kini jadi ibunya Tsuzuru. Benar2 kebetulan yang sangat indah. Harumichi menangis melihat Yae barusan. Sudah 20 tahun lamanya semenjak kejadian itu.
Ada 1 hal dan yg lain, Harumichi keluar dari pilot dan sekarang jadi satpam di sebuah gedung. Ia selalu bertugas malam2 alias patroli malam. Tunangannya, Tsunemi tetap setia pada Harumichi.
Sekarang Harumichi galau dan perasaannya terbagi jadi dua,, antara Tsunemi dan Yae. Yae adalah cinta pertamanya yang belum selesai bahkan ia merasa sangat bersalah pada Yae.
Makin lama Harumichi dekat dengan Yae. Ia tahu Yae sekarang kerja dimana, tinggal dimana dan status dia sekarang apa. Harumichi kadang merasa sedih kalau menatap Yae. Karena makin lama makin dekat, Yae pun jadi mencintai Harumichi. Namun apa daya, ternyata Harumichi sudah memiliki tunangan. Yae patah hati dan sangat sedih.
Harumichi merasa kalau ia adalah pria brengsek. Ia tidak bisa menentukan pilihan antara Tsunemi atau Yae. Tsunemi tau kalau Yae adalah masa lalu nya Harumichi, namun Harumichi tetap dengan pilihannya kalau ia harus meninggalkan Tsunemi. Tsunemi pun menangis melepas Harumichi.
Begitu juga dengan Yae. Harumichi tidak bisa menerima Yae. Alhasil Harumichi pergi keluar negeri dan mencoba menjalani cita citanya yg dahulu yaitu seorang pilot. Namun ia bekerja dari bawah dulu alias dari awal lagi.
Yae duduk di teras apartementnya ditemani anaknya. Sebelum Harumichi pindah, Harumichi sempat memberikan semacam walkman ke Tsuzuru. Tsuzuru mendengarkan musik, dan memberikan sebelah earphonenya ke ibunya. Ternyata Tsuzuru sedang mendengarkan lagu lawas Utada Hikaru - First Love. Seketika Yae mengingat hal2 yang terlupakan. Seiring dengan lantunan lagu First Love, Yae mengingat tentang Harumichi. Ya, Harumichi dan dirinya pas SMA. Bagaimana mereka saling kenal, pacaran, bahagia dan selalu terbayang senyumnya Harumichi.
Yae pun tak kuasa menahan tangis.
Ia menghampiri Harumichi di luar negeri sendirian. Syukurlah mereka bertemu dan Yae memberikan isyarat kalau ia sudah ingat semuanya tentang Harumichi. Mereka pun berpelukan dan bahagia.
SUCH A HAPPY ENDING !
Review :
Aaaaakkk bener2 bagus kaaan dan gak nyangka sama ceritanya. Mending langsung aja deh nonton doramanya ketimbang baca sinopsis duluan hehehe.
Endingnya sih yang bener2 berkesan buat saya. Jadi gak ada yang namanya pertemuan yang kebetulan.
Jadi ketika dari awal kita dikasih tau POV Yae yang menyukai Harumichi, ternyata itu salah. Yang menyukai duluan adalah Harumichi!. Mereka dulu ada di 1 kereta yang sama dan tujuan yang sama. Lalu karena Yae cantik, jadinya Harumichi naksir. Ya love at the first sight gitu. Kemudian Harumichi selalu nyari tau tentang Yae,, dia mau masuk SMA mana. Ketemulah SMA nya. Harumichi belajar mati2an biar bisa masuk ke SMA yang sama dengan Yae. Syukurlah dia berhasil masuk ke SMA yang sama. Padahal Harumichi itu anak yang nakal dan malas belajar.
Ia sangat senang bisa satu sekolah sama Yae, walau Yae gak ingat sama sekali pada Harumichi. Bahkan Harumchi masih menyimpan karcis kereta yang pernah di beliin sama Yae waktu itu (CMIIW).
Adegan itu tuh ter sweet yang pernah saya lihat. Bener2 sesuai judulnya, First Love. Ternyata yang benar2 mengalami first love itu ya Harumichi huhuhuhu.
Lalu adegan tersedih ada di Yae dewasa. Ketika dia jadi cleaning service di bandara sebelum jadi supir taxi, ia melihat barisan pramugari. Ia melihat dengan mata nanar dan tubuh agak lemas sembari memegang gagang pel ,, karena ia sepertinya ingat kalau dulu ingin sekali jadi pramugari. Tapi nasib berkata lain, ia malah jadi CS di bandara. Ketika ada seorang pengunjung memberikan gelas bekas minuman ke Yae yang sedang asik memandang barisan pramugari tersebut seolah2 menyadarkan Yae untuk jangan terlalu bermimpi dan jalanilah yang sekarang.
Sumpah, ini relate banget loh sama ibu2 diluar sana yang memilih jadi IRT full setelah menikah. Mereka yang dulunya waktu sekolah berprestasi, idola dll sirna sudah ketika sudah berumah tangga. Di dunia luar kita hanyalah kita yang sekarang, masa lalu kita gak akan diliat dan ga dipedulikan. Asli saya nangis pas adegan ini. Memang agak relate sama saya. Saya dulu punya cita2 juga ingin kuliah sastra inggris, tapi malah beda jurusan. Lalu pekerjaan saya gak ada yang berhasil alhasil saya memutuskan resign dan jadi full IRT. Iya, saya tau jadi full IRT juga ga buruk, insya allah baik. Namun kalau disuruh flashback, saya akan sedikit sedih mengingatnya dan selalu berandai2 "seandainya saya begini begitu dll"..namun penyesalan selalu datang belakangan.
The real penyesalan.
Rating : 8.5/10






Tidak ada komentar:
Posting Komentar